Selasa, 7 Februari 2023

Mata Bocah Cipayung Disembur Bisa Kobra

- Senin, 30 Desember 2019 | 08:52 WIB
ANCAMAN KOBRA : Bocah korban berinisial S saat mendaptkan penanganan medis saat disembur bisa bayi kobra, Sabtu (28/12). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Teror ular kobra masih berlanjut di Kota Depok. Sabtu (28/12), mata bocah berinisial S disembur racun bayi kobra, di RW1 Kelurahan/Kecamatan Cipayung Depok. Saat ini bocah berusia 8 tahun itu masih diruang UGD Rumah Sakit (RS) Permata, Kecamatan Sawangan. Tragedi memilukan ini bermula, saat S bermain bersama rekannya. Namun amat disayangkan anak tersebut tidak mengetahui berbahaya ular kobra. Anak-anak yang saat itu berjumlah empat orang berusaha menangkap dan memasukan ular ke dalam botol. Nasib naas, saat ular berhasil ditangkap dan ingin dimasukan dalam botol. Ternyata ular tersebut memberikan perlawanan dengan menyemburkan bisa ke S yang saat itu sedang memegang ular. Warga RW1 Cipayung, Dedi menuturkan, bisa ular sudah mulai menjalar dari mata ke dalam bagian tubuh. Sebab menjelang sore kondisi badan S sudah mulai demam tinggi. Warga bersama orang tua langsung bawa korban ke RS Permata untuk dilakukan penanganan. Korban dimasukan ke ruang UGD, agar ditindak dengan cepat sebelum bisa kobra mengkristal dan merenggut nyawa S. Cairan NHCL alias antiseptik menjadi langkah awal untuk disemprotkan ke mata S. “Ini yang kami khawatirkan kejadian sama anak-anak, karena mereka nggak tahu jadi mereka pikir bisa dijadikan mainan. Disini peran orang tua maupun tetangga sangat berperan untuk bersama mengawasi anak-anak,” ungkapnya kepada Harian Radar Depok, kemarin. Sementara, Petugas UPT Damkar Cipayung, Sahlani menjelaskan, kejadian sekitar pukul 10:00 WIB. Saat itu dia sedang lepas piket namun ketika mendapat informasi yang membahayakan seorang anak. Dia segera bergegas agar cepat ditangani korban maupun bayi kobra. “Informasi saya dapat dari grup whatsapp lingkungan. Saya langsung jalan, sambil kontak ke markas untuk meminta bantuan,” katanya. Menurutnya, kehadiran petugas semata untuk memburu keberadaan bayi kobra maupun induk kobra, agar lokasi steril dari ancaman hewan melata tersebut. Tak lama kemudian personil tiba di kediaman bersama dengan satu unit mobil ranger. “Saya sampai anaknya masih ada, racun sudah mulai bekerja karena matanya merah sekali,” tambahnya. Setealah kejadian tersebut, bayi ular yang sudah dalam kondisi mati di dalam botol dibuang warga ke kali sekitar akibat jengkel karena warga menjadi semburan bisa kobra. (rd)   Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet) Editor : Pebri Mulya (IG : @pebrimulya)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Banten Gempa, Depok Kena Goyangnya Tapi Tipis-tipis

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:58 WIB

Alhamdulillah, 2.080 Honorer Kota Depok Terima SK

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:53 WIB

Sehari Dua Nyawa Melayang Secara Tragis di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:20 WIB

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB

Mimbar Jumat: Panggilan Kemuliaan

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:21 WIB

Pengajar Agama Mesum di Depok Dibui 18 Tahun

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:25 WIB
X