Kamis, 9 Februari 2023

Dalam Sekejab Kejagung Naikkan Kasus Dugaan Korupsi Tower Transmisi PLN ke Penyidikan

- Selasa, 26 Juli 2022 | 05:00 WIB
Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana
Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana

RADARDEPOK.COM - Korps Adhyaksa bekerja cepat atas adanya dugaan korupsi di tubuh PLN. Setelah memeriksa tiga saksi. Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung menaikan status Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan Tower Transmisi Tahun 2016 pada PT PLN (persero), menjadi penyidikan.

Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin mengaku, telah menaikkan kasus dugaan korupsi pengadaan tower transmisi PT PLN (Persero) tahun 2016 ke penyidikan. Burhanuddin menyebut, jaksa penyidik telah menemukan adanya unsur dugaan tindak pidana dalam perkara itu.

Baca Juga : Dugaan Korupsi di Limo, Kejagung Cecar Eks Kepala BPN 2012 Depok Soal Pemberian Izin


Menurutnya, saat ini kejaksaan sedang fokus mengenai beberapa penyidikan perkara tindak pidana korupsi. Dia membeberkan, perkembangan kasus yang sedang ditangani tim penyidik telah menemukan fakta-fakta perbuatan melawan hukum dalam pengadaan tower transmisi PLN itu.

"Saat ini tim penyidik telah menemukan peristiwa pidana, dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan independen power production class track atau program tahap satu dan pengadaan tower dan konduktor transmisi tahun 2016 pada PT PLN, yaitu dengan ditemukannya fakta-fakta perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya jabatan atau kedudukannya," jelas ST Burhanuddin dalam keterangan pers, Senin (25/7).

Berdasarkan fakta tersebut, perkara tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan sesuai dengan surat perintah penyidikan nomor SPRIN 39/F2FB2072022 tanggal 14 Juli 2022.

Diketahui sebelumnya, Kejagung RI tengah mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan tower transmisi PT PLN pada 2016. Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa 3 orang terkait kasus ini.

"Kejaksaan Agung memeriksa 3 (tiga) orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan Tower Transmisi Tahun 2016 pada PT PLN (persero)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, dalam keterangannya yang diterima Harian Radar Depok, Senin (25/7).

Ketut mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat pembuktian terkait dugaan korupsi. Selain itu, pemeriksaan dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan.(rd)

Editor : Fahmi Akbar 

 

 

Editor: Fahmi Akbar

Tags

Terkini

Banten Gempa, Depok Kena Goyangnya Tapi Tipis-tipis

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:58 WIB

Alhamdulillah, 2.080 Honorer Kota Depok Terima SK

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:53 WIB

Sehari Dua Nyawa Melayang Secara Tragis di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:20 WIB

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB
X