Selasa, 7 Februari 2023

Kompak Setuju Alun-alun Depok Fashion, Asal Diatur 

- Rabu, 27 Juli 2022 | 07:30 WIB
FASHION : Salah satu mengunjung memperagakan fashion show di Alun-Alun Kota Depok, Selasa (26/7). ANDIKA EKA/RADAR DEPOK
FASHION : Salah satu mengunjung memperagakan fashion show di Alun-Alun Kota Depok, Selasa (26/7). ANDIKA EKA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COMAlun-alun Depok Fashion (AADF) seperti Citayam Fashion Week, dapat dukungan dari pengunjung alun-alun, Selasa (26/7). Hanya saja, yang perlu diperhatikan saat sudah diselenggarakan pengujung meningkatkan kebersihan dan menggunakan pakaian yang tak senonoh.

Pengunjung Alun-Alun Kota Depok, Arhan M mengaku, setuju apabila AADF di adakan di Depok, karena tempat yang luas dengn fasilitas yang lengkap. “Di alun-alun asik untuk fasilitas lengkap juga, jika alun-alun di adakan seperti yang di Sudirman seru bisa meramaikan alun-alun,” singkat Arhan kepada Harian Radar Depok, Selasa (26/7).

Baca Juga : Kunjungi Pasar Jabar Juara, Wakil Walikota Depok : Perlu Penambahan Fasilitas

Pengunjung Alun-Alun Kota Depok lainnya, Tanti Minarti mengatatakan, tidak setuju dengan adanya AADF jika melihat pakain-pakaian yang di kenakan yang kurang pantas, seperti yang terjadi di kawasan Sudirman.  “Kalau saya si tidak setuju ya, karena takut dari pakaian yang digunakan tidak pantas, yang menurut agama sama si itu tidak boleh,” ujar Tanti.

Pengunjung yang lumayan sering ke Alun-Alun Kota Depok, Zaki menyebut, sangat mendukung jika di adakan AADF jika kegiatanya positif semua tidak ada negatifnya. Jangan buang sampah sembarangan yang membuat kotor Alun-Alun Kota Depok. “Jika menimbulkan sampah dan membuat kotor saya pribadi tidak setuju,”  tutur Zaki.

Zaki juga menuturkan, memang sering ke sini untuk sekedar menikmati Alun-Alun Kota Depok. “Saya juga sering kesini ya hanya sekedar bermain saja, karena tempatnya enak kebersihanya terjaga,” ungkapnya.

Menimpali hal ini, Pemerhati Anak Kota Depok, Jeanne Noveline Tedja menuturkan, Alun-Alun Depok dibuat jadi ajang fashion seperti di Sudirman, tentu harus dilihat dari tujuannya dahulu. Bila untuk menyediakan wadah anak-anak menyalurkan kreatifitas. Boleh saja asal jelas aturannya.

https://www.youtube.com/watch?v=tKaPLjas49c

Aturan itu, kata Nane –sapaan Jeanne Noveline Tedja-, tidak menganggu lalu lintas, ada jam malam maksimum misalnya 21:00 WIB, dan hanya di lakukan saat hari libur. “Tentunya baju yang dikenakan juga harus sopan dan anak-anak yang terlibat juga dijamin hak keamanannya,” tegasnya.

Nane mengatakan, sebenarnya salah satu amanat Perda No.15 tahun 2013 Kota Depok tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak yang dulu dirumuskan, adalah Pemerintah Kota Depok menyediakan tempat dan membangun gedung olahraga atau gedung kesenian. “Ini agar anak-anak dapat menyalurkan bakat dan minat dibidang olahraga dan seni,” ucapnya Nane.

Menurutnya, dalam membentuk kreativitas anak itu luas, tidak perlu untuk ikut-ikutan bikin fashion show di jalanan yang kurang aman bagi anak-anak. “Kegiatan kreatifitas yang sifatnya positif harus di dukung asalkan mempunyai tujuan yang baik dan anak-anak yang terlibat juga bisa memberikan pengaruh yang baik bagi anak lainnya,” pungkas Nane.(ana/rd)

Jurnalis : Andika Eka

Editor : Fahmi Akbar

 

 

 

Editor: Fahmi Akbar

Tags

Terkini

Banten Gempa, Depok Kena Goyangnya Tapi Tipis-tipis

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:58 WIB

Alhamdulillah, 2.080 Honorer Kota Depok Terima SK

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:53 WIB

Sehari Dua Nyawa Melayang Secara Tragis di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:20 WIB

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB

Mimbar Jumat: Panggilan Kemuliaan

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:21 WIB

Pengajar Agama Mesum di Depok Dibui 18 Tahun

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:25 WIB
X