Kamis, 9 Februari 2023

Walau Damai, Golkar Tetap Beri Sanksi Wakil Ketua DPRD Depok 

- Selasa, 27 September 2022 | 07:36 WIB
PANGGIL : Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Kader partai tersebut, Tajudin Tabri ketika memenuhi panggilan internal partai di Kantor DPD Partai Golkar Kota Depok, Kawasan GDC, Senin (26/9). DOK. DPD PARTAI GOLKAR KOTA DEPOK
PANGGIL : Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Kader partai tersebut, Tajudin Tabri ketika memenuhi panggilan internal partai di Kantor DPD Partai Golkar Kota Depok, Kawasan GDC, Senin (26/9). DOK. DPD PARTAI GOLKAR KOTA DEPOK

RADARDEPOK.COM - Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri dapat bernapas lega sekarang, Senin (26/9). Perseteruannya dengan sopir truk di wilayah Krukut Kecamatan Limo Kota Depok, Ahmad Misbah, berakhir damai. Langkah restoratif justice telah disepakati keduanya. Kendati demikian, Bendahara Umum DPD Partai Golkar Kota Depok itu masih dibayang-bayangi sanksi internal.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi El Fouz mengatakan, pihaknya akan tetap menjatuhi hukuman internal kepada Tajudin pimpinan DPRD Kota Depok tersebut. Namun, Semua itu bergantung pada hasil investigasi yang dilakukan Tim Khusus (Timsus). "Tidak berubah ya, sanksi dari ringan sampai dengan berat tergantung nanti  hasil dari  investigasi," ungkapnya kepada Harian Radar Depok, Senin (26/9).

https://www.youtube.com/watch?v=QUnCc0-8zr4&t=9s

Menurut Farabi, langkah restoratif justice yang telah diambil kedua belah pihak itu akan meringankan Tajudin dari sanksi internal yang akan diberikan DPD Partai Golkar Kota Depok pada Kadernya tersebut. "Termasuk ada kemajuan  restoratif justice ini udah saling memaafkan dan saling meminta maaf. Ini kan juga udah jadi  catatan sendiri bagi tim investigasi. Tapi kita belom bisa memberikan kesimpulan karna kerjaannya belum selesai," teranngya.

Sedikit memberi bocoran, beber dia, hasil investigasi yang tengah dilakukan Timsus untuk memberikan sanksi internal terhadap Tajudin setidaknya akan keluar pekan depan. "Tidak bisa secepat kilat, kita tidak mau mengumpulkan data dari satu sisi saja, kami mau mengumpulkan data dari berbagai sisi, dari masyarakat, dari supir yang bersangkutan, dari HTJ, dan dari lain-lain," tutur Farabi.

Farabi menegaskan, partai berlambang pohon beringin itu menjungjung tinggi asas perdamaian. Bahkan hal itu telah tertuang dalam AD/ART yang berbunyi Golkar adalah partai yang humanis, pro-rakyat, pelayan rakyat yang bernafaskan kasih sayang.

"Tidak perlu ada imbauan karena sudah tegas dan  jelas bahwa  Golkar adalah partai yang humanis, pro-rakyat, pelayan rakyat yang bernafaskan kasih sayang itu sudah jelas dari  awal dan semua nya sudah pada tau dan ini sudah di tegaskan khilaf karena  atas laporan dari masyarakat yang sudah mengamuk dan sudah minta maaf dan saling memaafkan ini hal yang sangat baik sekali bagi  kami," tegasnya.

https://www.youtube.com/watch?v=q-bgsAS6iko

Meski begitu, dia tidak menampik, perlakukan Tajudin terhadap sopir truk yang menabrak pipa gas di kasawan Krukut, Kecamatan Limo, beberapa waktu lalu itu sudah melewati batas. "Seperti yang kalau ada orang sedang bersidang udah ditanya hukumannya apa, kita tahu hukuman itu ada di hakim. Yang jelas  kami tegas ya, kami bertindak tegas sesuai fakta di lapangan bagaimana yaitu sanksinya ringan sampai dengan berat sampai dengan pemecatan," tegas Farabi.

Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri akhirnya bertemu dengan sopir truk Ahmad Misbah, yang sempat viral dijagad maya. Senin (26/9), di momen pertemuan itu keduanya menyatakan damai. Mediasi yang berlangsung di Polrestro Depok itu disaksikan Kapolrestro Depok Kombes Imran Edwin Siregar. Keduanya berjabat tangan dan didampingi Kapolrestro Depok.

Tajudin Tabri mengatakan, kasus tersebut berakhir damai setelah Misbah mencabut laporannya. "Saya pada sore ini difasilitasi oleh Pak Kapolres dan Pak Kasat, hari ini telah damai dan Misbah telah mencabut laporannya," terang Tajudin, di Polrestro Depok, Senin (26/9).

HTJ –sapaan tenar Tajudin- menegaskan, kasus sudah diselesaikan secara restorative justice. "Ya perdamaian sudah, sistemnya restorative justice. Laporan dicabut dan damai ya," kata Tajudin.

Menimpali pernyataan Tajudin, Misbah mengatakan, kasusnya berakhir damai. Misbah mengaku sudah mencabut laporannya dan berdamai dengan pihak Tajudin. "Tanggapannya sudah saya cabut, intinya sudah, itu saja. Sudah saya cabut, damai. (Salah satu alasannya) sudah damai itu saja," kata Misbah singkat.

https://www.youtube.com/watch?v=SQx981BY0-k

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno menyebutkan, keduanya telah menyepakati langkah restoratif justice untuk penyelesaian masalah tersebut. Bahkan, Tajudin telah meminta maaf kepada orangtua Misbah lewat sambungan telepon.

"Pak Tajudin yang saya lihat sudah menelepon orang tua pelapor untuk meminta maaf kepada orang tua pelapor. Juga memberikan statement bahwa anaknya baik-baik saja," terangnya.

Selanjutnya, ungkap Yogen, Misbah juga telah mencabut laporan di Polres Metro Depok untuk berdamai. "Mereka sudah sepakat damai dan kita semua di Polres mengakhiri kasus ini," sebutnya.

Perlu diketahui, Ahmad Misbah melaporkan Tajudin Tabri ke Polres Metro Depok pada Jumat (23/9). Misbah melaporkan Tajudin Tabri karena merasa dipermalukan telah menyuruhnya push up dan berguling-guliing di jalan akibat truknya merusak talang pipa gas di Jalan Krukut Raya, Limo Kota Depok. (ama/ger)

Jurnalis : Aldy Rama, Gerard Soeharly 

Editor : Fahmi Akbar 

Editor: Fahmi Akbar

Tags

Terkini

Banten Gempa, Depok Kena Goyangnya Tapi Tipis-tipis

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:58 WIB

Alhamdulillah, 2.080 Honorer Kota Depok Terima SK

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:53 WIB

Sehari Dua Nyawa Melayang Secara Tragis di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:20 WIB

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB
X