Senin, 6 Februari 2023

Tuan Tanah Depok Berebut Kursi PSSI

- Senin, 16 Januari 2023 | 08:05 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi mendaftarkan diri menjadi calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (15/1).  ((Istimewa))
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi mendaftarkan diri menjadi calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (15/1). ((Istimewa))

RADARDEPOK.COM - Menteri BUMN, Erick Thohir akan berhadapan dengan Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, dalam memperebutkan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). La Nyalla Mattalitti telah resmi mendaftar sebagai calon Ketua Umum PSSI pada Jumat (13/1), sementara Erick Thohir pada Minggu (15/1).

Dibanding Erick Thohir, La Nyalla Mattalitti memiliki banyak pengalaman di organisasi sepak bola Indonesia. La Nyalla pernah menjabat Ketua Umum PSSI sebanyak dua kali, pada periode 2013-2015 dan 2015-2016.

Meski demikian, bukan berarti Erick Thohir buta akan dunia sepak bola. Pria berusia 52 tahun ini pernah menjadi bos klub Liga Italia, Inter Milan. Tak hanya itu, Erick Thohir juga pernah mendaftar sebagai calon Ketua Umum PSSI pada periode sebelumnya.

Siapa sangka, Erick Thohir yang memiliki kekayaan lebih banyak dari lawannya La Nyalla Mattalitti ternyata memiliki tanah dengan total 29.960 meter atau 2,9 hektar dari 16 bidang tanah. Berdasarkan elhkpn.kpk.go.id, La Nyalla dan Erick Thohir sama-sama melaporkan laporan kekayaan terbarunya pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Desember 2021.

Tercatat, Keduanya memiliki selisih harta cukup jauh, yaitu sebanyak Rp2.188.332.844.523. Harta kekayaan Erick Thohir jauh lebih banyak dibandingkan La Nyalla, dengan total mencapai Rp2.319.242.458.655. Sementara La Nyalla hanya mempunyai harta sebesar Rp130.909.614.132.

Sumber kekayaan terbesar La Nyalla dan Erick Thohir sama-sama berasal dari surat berharga dengan masing-masing nilanya Rp45.175.000.000 dan Rp1.722.549.424.100. La Nyalla tercatat memiliki 19 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Jawa Timur; Jakarta Pusat; dan Jakarta Selatan dengan nilai Rp43.271.928.438. Ke-19 properti milik La Nyalla berstatus hasil sendiri, hibah dengan akta, hingga warisan.

Sementara itu, Erick Thohir mempunyai 34 bidang tanah dan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur; Badung, Bali; Depok, Bekasi, Bogor, Jawa Barat; Tangerang, Banten; Manggarai Barat, NTB; Jakarta Pusat; dan Jakarta Selatan; yang berstatus hibah dengan akta dan hasil sendiri.

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti mengaku, tidak gentar jika harus berhadapan dengan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI. Meski ia mendapat kabar bahwa Erick Thohir dipersiapkan sebagai pengganti Mochamad Iriawan.

Hal itu dikatakan La Nyalla saat menyerahkan berkas sebagai bakal calon ketua umum PSSI di GBK Arena, Jakarta, Jumat (13/1/2023). Ia tidak takut mendengar kabar Erick Thohir sudah dipastikan terpilih sebagai ketum PSSI.
"Saya sudah dengar Juni Rachman (Exco PSSI) mengatakan percuma saya maju karena tidak mungkin menang. Karena semuanya sudah diarahkan ke Erick Thohir," kata La Nyalla.

"Saya bilang silakan saja, yang pasti semua belum terjadi. Jadi kita ikhtiar," sambungnya.

Meski begitu, La Nyalla mengakui bahwa Erick Thohir adalah sosok yang bagus untuk memimpin sepak bola Tanah Air. Oleh karena itu, ia berharap persaingan tetap sehat.
"Erik Thohir bagus, semua calon ketum PSSI juga bagus, tapi yang menentukan dia jadi atau tidak bukan manusia tapi yang maha kuasa," tegas dia.

Sementara, Menteri BUMN Erick Thohir resmi mendaftarkan diri menjadi calon ketua umum PSSI di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (15/1).

Erick Thohir didampingi dengan sejumlah figur muda yang bergelut di dunia sepak bola seperti, Kaesang Pangarep, Raffi Ahmad, Atta Halilintar, hingga Baim Wong.

Erick Thohir menyampaikan, terima kasih atas kepercayaan para voters yang memintanya maju sebagai calon ketua umum PSSI. Erick menilai, selama ini banyak teori dan konsep dalam perbaikan sepak bola.
“Sebenarnya yang harus kita lakukan adalah kita harus bernyali untuk sepak bola yang bersih dan juga sepak bola yang berprestasi, itu yang terpenting,” kata Erick usai mengembalikan berkas pendaftaran di GBK Arena, Jakarta.

“Terima kasih atas kepercayaannya, tapi hari ini tugasnya memastikan apakah mimpi kita bersama menjadi kenyataan, ayo kita mulai kerja dan kita lihat tanggal 16 Februari (KLB),” sambungnya.

Mantan pemilik klub Inter Milan ini menyatakan, dirinya terpanggil untuk memperbaiki wajah sepak bola Indonesia. Menurut Erick, butuh nyali untuk memperbaiki dunia sepak bola Indonesia.
“Sebagai anak bangsa, saya terpanggil untuk mengubah keadaan, membuat yang bengkok menjadi lurus. Yang dibutuhkan PSSI untuk maju hari ini adalah nyali untuk menerobos keterbatasan, dan berani menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri sepakbola nasional,” ucap Erick.

Erick menuturkan, Indonesia butuh nyali untuk bisa bersaing dengan negara lain, dalam bertarung dan menang di gelanggang internasional.

Menurutnya, banyak potensi kemajuan yang belum muncul, sehingga banyak tangan-tangan kotor mempengaruhi kepengurusan PSSI.

Karena itu, dia mengatakan pemimpin PSSI nanti harus mempunyai nyali, untuk membersihkan unsur-unsur negatif itu. “Hari ini, untuk maju, PSSI hanya butuh satu hal yaitu nyali,” tegas Erick.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali merespons aksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalati yang telah mendaftarkan diri menjadi kandidat calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Zainudin hanya merespons diplomatis terkait pencalonan Erick dan LaNyalla.

“Kan sudah mendaftar, tunggu saja. Kita tunggu saja, ini kan komite pemilihan dan komite banding baru mau disahkan, tunggu saja,” kata Zainudin di sela-sela perhelatan Kongres Biasa PSSI di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (15/1).

Kongres Biasa ini digelar sebagai rencana program serta anggaran 2023 dan penetapan susunan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) kepengurusan PSSI periode 2023-2027.

Menurut Zainudin, waktu pendaftaran calon ketum PSSI masih dibuka sampai Senin (16/1) besok. Oleh karena itu, para kandidat diminta untuk menunggu tahapan yang ada.
“Hari-hari berikutnya kan masih panjang waktunya,” papar Zainudin.

PSSI akan memilih kepengurusan baru lewat Kongres Luar Biasa (KLB) pada Februari mendatang. Kongres ini dipercepat dari jadwal sebelumnya pada November 2023 buntut dari tragedi Kanjuruhan, Malang. Sebab, hasil investigasi TGPF menyatakan agar PSSI mempercepat menggelar KLB.(JPC/rd)

 

 

 

 

Editor: Fahmi Akbar

Tags

Terkini

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB

Mimbar Jumat: Panggilan Kemuliaan

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:21 WIB

Pengajar Agama Mesum di Depok Dibui 18 Tahun

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:25 WIB

Dicurangi Wasit, Depok City Juara II Soeratin Jabar 

Kamis, 2 Februari 2023 | 07:05 WIB

176 Faskes Se-Depok Dilarang Minta Duit

Rabu, 1 Februari 2023 | 08:15 WIB
X