RADARDEPOK.COM-Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, memiliki seorang tokoh masyarakat bernama Sahrudin. Kehadirannya begitu dipercayai oleh warga setempat, dengan berbagai pengalamannya dalam berorganisasi di lingkup masyarakat.
Laporan : Aldy Rama
Sahrudin berlatar belakang dari keluarga tokoh masyarakat Kelurahan Sawangan Baru, secara turun temurun. Kakek buyutnya, H Ahyar bin Husen merupakan tokoh masyarakat di lingkungan yang sama.
Sahrudin, melanjutkan dedikasi kakek buyutnya itu sebagai orang terpandang di Sawangan Baru.
Sebagai tokoh masyarakat di Kelurahan Sawangan Baru. Sahrudin menjadi salah satu garda terdepan dalam membela masyarakat di Sawangan Baru, dari berbagai polemik yang terjadi.
Bahkan, Sahrudin dinilai masyarakat sebagai tokoh masyarakat yang disegani, karena memang putra asli Sawangan Baru itu sudah aktif di lingkup masyarakat sejak dini.
Baca Juga: Pembangunan Fisik Sukmajaya Depok Telan Rp1,3 Miliar, Bangun Septictank Hingga Bikin Lubang Biopori
Awal mulanya, ia aktif di lingkungan kepemudaan RW5 Sawangan Baru pada tahun 1992. Namun selang berjalannya waktu, dirinya sempat vakum pada tahun 1994, karena menikah dengan pasangan hidupnya bernama Saadah di kala usianya 21 tahun.
Setelah vakum satu tahun. Ia kembali berorganisasi di lingkup masyarakat, sebagai anggota kepemudaan Karang Taruna Kelurahan Sawangan Baru pada tahun 1995. Sekitar tiga tahun ia menjadi anggota.
Berlanjut, setelah menjadi anggota Karang Taruna Sawangan Baru, kemudian ia melanjutkan karirnya di lingkup masyarakat sebagai Wakil Ketua RT19/5 Sawangan Baru, yang kala itu dinahkodai seseorang bernama Matanih, pada tahun 1998.
"Selama satu periode (tiga tahun), saya menjadi Wakil Ketua RT19/5 Sawangan Baru," ungkap pria berusia 49 tahun tersebu saat disambangi Radar Depok di kantor Kelurahan Sawangan Baru.
Setelah satu periode itu berlalu, Sahrudin memilih untuk vakum kembali selama kurang lebih 13 tahun. Tidak terlibat di dalam dalam suatu struktur organisasi manapun. Kala itu, Sahrudin memilih untuk bekerja sebagai karyawan swasta yang bergerak di bidang peternakan.
"Meski saya vakum di dalam struktur organisasi. Tetapi aktivitas saya di lingkup masyarakat tetap berjalan. Karena bagaimanapun, komunikasi bersama masyarakat itu harus tetap berjalan," tutur Ketua RW9 Sawangan Baru tersebut.