Total Beasiswa hingga Rp 1 Miliar, Mudik Ditanggung saat Musim Haji
Sejak didirikan pada 1961 oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi, perguruan tinggi ini memang diprioritaskan bagi pelajar dari mancanegara yang ingin mendalami Islam. Dan, Indonesia menjadi penyumbang terbesarnya.
Laporan ARIS IMAM MASYHUDI, MADINAH
AHLAN wa sahlan. Selamat datang di kampus kami. Mohon maaf mungkin kita tidak bisa mengambil foto di kelas untuk saat ini karena para mahasiswa masih melaksanakan ujian.
Kalimat itu dituturkan dengan ramah oleh Zulmar Adiguna, mahasiswa fakultas syariah universitas yang terletak di Distrik Al Jamiah, Madinah, Arab Saudi, tersebut.
Baca Juga: Raihan SMPN 30 Depok Setahun Dipimpin Agus Praseti : Berbuah Manis dengan Raih Segudang Prestasi
Zulmar bersama Ketua Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Madinah Ahmad Bukhori menemani Jawa Pos bersama tim Media Center Haji (MCH) untuk mengenal lebih dekat perguruan tinggi tersebut.
Kampus yang familier disebut Universitas Islam Madinah (UIM) oleh mahasiswa Indonesia dan berjarak sekitar 4,7 kilometer dari Masjid Nabawi itu begitu luas. Mencapai 50 hektare.
Total ada 170 negara yang mengirimkan pelajar untuk menimba ilmu di sana. Dan, Indonesia menjadi negara ’’pengekspor terbanyak.
Baca Juga: Nafkah Lampau Rp800 Juta yang Diajukan Catherine Wilson Ditolak Pengadilan Agama Depok
Dari sekitar 17.800 mahasiswa yang saat ini belajar di sana, sekitar 1.600 orang berasal dari tanah air. Namun, saat ini sebagian mahasiswa sudah masuk masa libur panjang sehingga banyak yang tidak berada di kampus, kata Bukhori.
Ya, di UIM, bulan haji menjadi masa libur panjang, mencapai dua bulan. Baru masuk lagi pada akhir Muharam.
Sebagian besar mahasiswa pulang ke tanah air. Namun, ada pula yang masih tinggal di Madinah. Rata-rata yang tidak pulang adalah mereka yang menjadi petugas haji Indonesia pada musim haji kali ini. Sebelumnya, mereka mengikuti seleksi dan lulus, jelas Bukhori.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Apresiasi Universitas Gunadarma Sebagai Kampus Pertama yang Masuk IKN