Iqram berhasil meraih prestasi di OSN Fisika tingkat provinsi dan berbagai lomba kepramukaan.
Meski sempat menyesali keputusannya tidak mengambil jurusan IPS, mengingat prestasinya sebagai juara 1 LSM IPS tingkat kabupaten semasa SMP membawanya ke jalur teknik di UI.
Keberhasilan Iqram lolos SNBP UI adalah momen yang tak terlupakan.
"Saya dan nenek saya waktu itu langsung menangis," kenang Iqram.
Baca Juga: Engga Cuma Cantik, Puding Regal 3 Lapis Ini, Enak, Lembut dan Creamy
Bagi keluarga sederhana dari pedesaan, masuk ke salah satu PTN terbaik di Indonesia adalah pencapaian luar biasa.
Iqram tercatat sebagai orang kedua dari sekolahnya yang berhasil masuk UI.
Perjuangan Iqram belum selesai setelah diterima di UI. Ia aktif mencari beasiswa untuk mendukung studinya. Ia pun berhasil lolos seleksi BSI Scholarship Unggulan angkatan pertama.
"Saya sangat berterima kasih kepada BSI Scholarship yang telah membantu saya dari segi ekonomi. Tanpa beasiswa ini, mungkin keluarga saya masih kebingungan bagaimana cara memenuhi kebutuhan saya," ungkapnya penuh syukur.
Menyebarkan Maslahat
Kini, Iqram dapat fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani masalah biaya. Ia berharap program BSI Maslahat dapat terus membantu anak-anak dari keluarga sederhana yang memiliki mimpi besar.
"Semoga aku, kamu, dan kita semua dapat terus menyebarkan banyak maslahat untuk sekitar," tutupnya dengan penuh harapan.
Kisah Iqram membuktikan bahwa dengan tekad kuat, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak, mimpi setinggi apapun dapat diraih.