Minggu, 19 April 2026

SKSG UI Sosialisasikan UU ITE di Mekarjaya

Andika Eka Maulana, Radar Depok
- Selasa, 12 September 2023 | 09:00 WIB
Foto bersama usai workshop sosialisasi UU ITE di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, beberapa waktu lalu (Andika Eka )
Foto bersama usai workshop sosialisasi UU ITE di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, beberapa waktu lalu (Andika Eka )

Baca Juga: Informasi Terbaru! Lapangan Mini Soccer di Depok yang Ada Nomor Telepon biar Bisa Booking Duluan

Menurut hasil riset SETARA Institute, disebutkan bahwa terdapat 10 kota paling intoleran di Indonesia melalui rilisan laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2021 dari 94 kota yang diteliti. ditemukan hasil bahwa Depok menempati urutan pertama sebagai kota paling intoleran atau kota dengan tingkat toleransi terendah dengan skor 3,577.

“Sedangkan alasan pemilihan  kelurahan Mekar Jaya, di kelurahan ini mempunyai potensi konflik yang sangat tinggi karena sebagian besar warganya adalah pemeluk Islam dari berbagai aliran yang dikategorikan aliran ekstrim kiri,” kata dia.

Selain itu, ada beberapa mantan teroris yang tinggal di kelurahan tersebut. Akan tetapi, sangat menarik ketika mengkaji proses ‘acceptance’ masyarakat setempat terhadap para mantan teroris dan keluarganya tersebut.

“Sehingga berbagai program yang diawasi oleh pemerintah dan LSM untuk pembinaan masyarakat Tangguh, telah diklaim bahwa program-program tersebut berhasil diimplementasikan dengan baik,” kata dia.

Baca Juga: 4 Kafe Korea di Depok yang Lagi Hits, jadi Tempat Nongkrong Asyik Penggemar Kdrama dan Kpop

Namun begitu, dikarenakan beberapa faktor, beberapa program juga sempat terhenti atau mengalami kemunduran. Salah satunya yang berkaitan dengan penggunaan digital literasi dikalangan ibu-ibu adalah, adanya ketakutan akan terkena UU ITE dan ujaran kebencian pada saat mempromosikan program ‘Resilience of CVE (Countering Violence Extremism)’ tersebut.

“Itulah sebabnya workshop sosialisasi UU ITE ini diadakan, yang disambut dengan sangat baik dan diskusi produktif dengan seamua peserta. Bahkan acara ini rencananya akan dilanjutkan dengan pelatihan jurnalisme warga atau Citizen Journalism pada bulan Oktober mendatang,” kata dia.

Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan  oleh perangkat kelurahan, ketua tim pokja dan para aktivis atau pemimpin berbagai elemen masyarakat dibawah pembinaan Kelurahan Mekarjaya.

“Yang mana sebagian besar memang sudah familiar dengan penggunaan social media untuk keperluan membantu program-program di desa Mekar Jaya tersebut,” tutur dia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X