RADARDEPOK.COM – Si jago merah mengamuk satu jam lebih di Jalan Alif II, RT5/5 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (26/4) siang. Akibatnya, tiga kontrakan tempat usaha milik warga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Beruntungnya, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi. Dugaan sementara, kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik. Diperkirakan, luas area yang terbakar mencapai kurang lebih 150 meter.
“Awal mulanya, informasi kebakaran itu didapat dari ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kukusan. Ketika mereka berada di luar kantor kelurahan. Mereka melihat ada kepulan asap yang muncul dari salah satu kontrakan yang berada di samping kantor kelurahan,” tutur saksi kejadian sekaligus Ketua Keamanan Kukusan, Ade Firdaus, Jumat (26/4).
Setelah melihat kepulan asap, kemudian temuan itu dilaporkan ke Ade Firdaus selaku Ketua Keamanan Kukusan. Setelah dilakukan pengecekan.
Ternyata benar kalau asap yang dilihat itu muncul dari salah satu kontrakan yang berada di samping kantor Kelurahan Kukusan. Dari tiga kontrakan yang berdempet, asap tersebut muncul dari kontrakan yang terletak di tengah.
“Dari ketiga kontrakan tersebut. Muncul asap dari tengah (tempat usaha laundry), disusul dengan munculnya api yang kemudian merembet ke kontrakan yang ada di sebelahnya,” kata Ade Firdaus.
Baca Juga: Serius Wujudkan WBK/WBBM! BPN Depok Prioritaskan 7 Program Hingga Teken MoU Bareng KPK
Melihat adanya peristiwa itu, kemudian Ade Firdaus berkoordinasi dengan Damkar Kota Depok, serta mengawalnya hingga menuju ke titik lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, api yang masih menyala tersebut kemudian ditangani.
“Jadi ada tiga kontrakan yang terdampak. Kontrakan yang tengah (tempat usaha laundry), kontrakan tempat usaha cilok, dan Warteg. Yang parah itu tempat usaha laundry dan cilok. Kalau Warteg itu tidak begitu terdampak, mungkin hanya bagian dapurnya saja,” terang Ade Firdaus.
Terpisah, Kabid Pengendalian Operasional (PO) Damkar Kota Depok, Bambang Supoyo mengatakan, laporan atas peristiwa kebarakan itu diterima pihaknya sekitar pukul 11:10 WIB. Dua unit armada akhirnya dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran tersebut.
“Satu unit armada dari Markas Komando (Mako) dikerahkan. Kemudian, satu unit armada juga dikerahkan dari Pos Walikota,” ungkap Bambang Supoyo.
Satu jam lebih api merngamuk di kontrakan tersebut, hingga titik aman terkendali api berhasil diredam Damkar Kota Depok sekitar pukul 12:30 WIB. Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena korsleting listrik.
“Ditotalkan luas area yang terbakar mencapai kurang lebih 150 meter, mencakup tiga kontrakan yang ada di lokasi,” ucap dia memungkasi.***
Artikel Terkait
Imam Budi Hartono: Depok Masuk Aglomerasi DKJ Semoga Lebih Menguntungkan
Pilkada Depok 2024 : SK PKS Sudah Dipegang Imam Budi Hartono, Paling Intens Komunikasi Koalisi dengan Golkar
PKS Tunjuk Walikota jadi Jurkam Imam Budi Hartono di Pilkada Depok
Cerita Warga Depok jadi Admin Judi Online di Luar Negeri : Negara Asia Tenggara, Ini Uang yang Dihasilkan
Pilkada Depok : Golkar Akui Makin Lengket dengan PKS
Koalisi PKS dan Golkar di Pilkada Depok, Pengamat : Potensi Menang Sangat Besar
Imam Budi Hartono dan Farabi Hampir Dipastikan Koalisi di Pilkada Depok, Begini Kejadiannya!