RADARDEPOK.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Depok, menyatakan dukungan penuh terhadap terselenggaranya Kongres Nasional GMNI XXII yang akan digelar di Bandung, Minggu (22/6). Penegaskan muncul di tengah munculnya seruan boikot dari sejumlah pihak, yang mengatasnamakan cabang-cabang GMNI.
Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen terhadap keberlangsungan organisasi serta regenerasi kepemimpinan di tubuh GMNI. Dalam keterangan resmi yang diunggah di akun media sosial instagram @dpcgmnidepok, mereka menegaskan bahwa dukungan ini bukan hanya datang dari struktur cabang, melainkan juga mewakili seluruh komisariat yang berada di bawah koordinasinya.
Ketua DPC GMNI Kota Depok, Candra Hosea menegaskan dukungan tersebut, merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan organisasi dan proses regenerasi kepemimpinan nasional di tubuh GMNI.
“Dukungan kami terhadap Kongres Nasional XXII adalah bentuk komitmen terhadap cita-cita perjuangan marhaenis sebagaimana diwariskan Bung Karno,” tegas Candra Hosea kepada Radar Depok, Minggu (22/6).
Candra Hosea menjelaskan, kongres merupakan forum tertinggi yang sangat penting bagi keberlangsungan arah gerak organisasi. Menurutnya, kongres ini telah dirancang jauh-jauh hari sebagai ajang konsolidasi nasional serta sebagai ruang pemadu semangat pergerakan mahasiswa marhaenis di tengah tantangan sosial-politik nasional yang makin kompleks.
“Agenda kongres ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum penting untuk menyatukan kembali semangat juang kaum akademisi marhaenis menghadapi bentuk-bentuk penjajahan gaya baru,” jelas Candra Hosea.
Candra Hosea menerangkan, DPC GMNI Depok juga mengajak seluruh DPC, DPD, dan kader dari berbagai daerah, untuk tetap solid dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan jalannya kongres. Keterlibatan seluruh elemen akan memperkuat posisi GMNI sebagai organisasi nasionalis yang progresif.
“Partisipasi kader sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme Bung Karno dalam membangun satu kesatuan nasional dengan semangat gotong royong,” beber Candra Hosea.
Baca Juga: Warga Duren Seribu Gotong Royong Bidik Kelurahan Terbersih Se Kota Depok
Kendati demikian, Candra Hosea menuturkan, pihaknya juga mengimbau seluruh kader untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif yang berasal dari pihak-pihak yang mengatasnamakan cabang fiktif. Dia juga mengucapkan, upaya tersebut hanya akan menimbulkan konflik internal yang kontraproduktif terhadap tujuan besar organisasi.
“Kami meminta seluruh kader tetap tenang dan fokus pada agenda besar organisasi. Jangan sampai terseret isu-isu yang justru melemahkan kesolidan GMNI,” ucap Candra.
Lebih lanjut, Candra Hosea menyampaikan komitmen penuh DPC GMNI Depok, untuk ikut serta menyukseskan kongres dan menjadikannya sebagai titik tolak untuk langkah GMNI ke depan.
“Dengan tekad bersama, GMNI harus terus menjadi pelopor perjuangan mahasiswa nasionalis yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan,” pungkas Candra Hosea. ***
JURNALIS : RISKY DWI LESTARI
Artikel Terkait
Marbot Masjid di Cilodong Depok Curi Uang Kas Rp6 Juta, Ternyata Buat Nginap di Hotel
Hijaukan Bantaran Kali Baru, Lurah Ratujaya Depok Pimpin Aksi Jumat Bersih
Pagar Miring Ancam Kenyamanan Warga, Lurah Abadijaya Depok Bergerak Cepat, Ini yang Dilakukan
Pelayanan di Kantor Kelurahan Bojongsari Baru Depok Pindah Ke Alamat Ini Sementara, Bangunan Lama Dipugar
Warga Duren Seribu Gotong Royong Bidik Kelurahan Terbersih Se Kota Depok
Ngopi Kamtibmas di Sawangan Baru Depok, Kombes Abdul Waras Bicara Peran Remaja untuk Masa Depan : Jangan Lepas Pengawasan
Gandeng Berbagai Elemen Lakukan Aksi Bebersih, Walikota Depok Supian Suri Inginkan Tapos Jadi Kecamatan Terbersih