Sementara itu, Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Anang Revandoko mengatakan, kerjasama ini merupakan sejarah bagi kepolisian khusunya Korps Brimob Polri dengan Perguruan Tinggi. Karena, para rektor Indonesia bersatu padu bergandeng tangan untuk Indonesia.
"Kita Indonesia dari Aceh sampai Papua, adik-adik kita mungkin tidak mengalami pejuang-pejuang dulu lagi, kami juga tidak. Namun kami sadar sebagai elemen bahwa kita adalah Indonesia. Indonesia ini ada dari Aceh, Jawa, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua," ungkap dia.
Menurut dia, acara ini menunjukkan kebersamaan antara rektor, mahasiswa dan Brimob. Dengan adanya ini diharapkan kebersamaan tersebut bisa terus berlangsung demi mengatasi berbagai masalah kebangsaan.
Baca Juga: BSI dan Relawan Bakti BUMN Dorong Kualitas Pendidikan hingga Ekonomi Masyarakat Aceh
"Ini tidak bisa sendiri dalam masalah bangsa, harus bersama-sama membangun kesatuan, Rektor akan kuat apabila didukung Korps Brimob Polri begitu juga sebaliknya semakin kuat apabila ada rektor dan adik-adik mahasiswa menjadi satu," jelas dia.
Dengan adanya kerjasama ini, Komjen Anang juga berharap agar para anggota Brimob yang berusia muda diberi kesempatan berkuliah di kampus-kampus yang ada. Nantinya, akan ada potensi yang besar untuk Indonesia.
"Anggota kami juga yang muda-muda, alhamdulillah bisa mendapat ruang kuliah ke S1, S2. Bahkan penelitian-penelitian pun secara bersama. Ini adalah bukti real kita harus bersama-sama bersatu, satu kata Indonesia," tutup dia. (ana)