metropolis

8 Faskes Kota Depok Layani Pengobatan hingga Perawatan Pengidap HIV/AIDS, Berikut Daftarnya

Kamis, 16 Februari 2023 | 07:20 WIB
PEDULI : Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri, saat membuka Rapat Persiapan Pendampingan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) Kota Depok Tahun 2023, di Ruang Teratai, Balaikota Depok, Rabu (15/02). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM-Pemerintah Kota Depok terus melakukan kolaborasi dalam melakukan penanganan, pencegahan, hingga pengobatan bagi pengidap Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/ AIDS).

Langkah tersebut dilakukan agar pengidap HIV/AIDS dapat bangkit dari keterpurukan karena sakit yang dideritanya. Hal ini bukti nyata Pemkot Depok melakukan penanganan serius bagi para pengidap.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri menyampaikan, saat ini di Kota Depok ada delapan Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang siap melayani pengobatan hingga perawatan pengidap HIV/AIDS.

Baca Juga: Entaskan Kemiskinan, Pemkot Depok Beri Bantuan Biaya Magang Warganya ke Jepang

“Faskes tersebut, RSUD Kota Depok, RS Sentra Medika, RS UI, RS Hermina, Puskesmas Pancoran Mas, Puskesmas Cipayung, Puskesmas Cimanggis, dan Puskesmas Tapos,” ungkapnya saat membuka Rapat Persiapan Pendampingan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) Kota Depok Tahun 2023, di Ruang Teratai, Balaikota Depok, Rabu (15/02).

Bahkan untuk memaksimalkan langkah Pemkot dalam mencegah HIV/AIDS, Saat ini terdapat sebanyak 38 Puskesmas, 24 rumah sakit dan Klinik Rutan Cilodong membuka layanan tes HIV/IADS.

“Ini memang suatu kewajiban dan keharusan pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi warganya tanpa ada tebang pilih, semua diperhatikan,” tegasnya.

Baca Juga: Jawab Keluhan Warga Jatijajar, Pemkot Depok Optimis Jembatan Jatijajar Selesai Tepat Waktu

Dikatakan Supian Suri, program penanggulangan HIV sendiri masuk ke dalam indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Dalam pemenuhan SPM tersebut dibutuhkan layanan yang bermutu dan terstandar. Sehingga mutu pelayanan terus ditingkatkan dan diperluas jangkauannya.

Sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan RI, Pemkot Depok berkomitmen untuk mempercepat peningkatan akses pengobatan dengan layanan yang berkualitas melalui strategi STOP. Yaitu Suluh, Temukan, Obati, Pertahankan.

"Pertahankan pula agar penderita yang terinfeksi HIV/ADIS tidak bertambah," jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap, melalui rakor ini, seluruh pihak terkait dapat memaksimalkan upaya pencegahan, pengendalian maupun penanggulangan HIV/AIDS di Kota Depok. Yakni melalui langkah-langkah strategis dan efektif sehingga permasalahan ini diharapkan tidak berdampak luas, baik di bidang kesehatan maupun di bidang sosial, politik dan ekonomi.

"Saya mengajak kita semua untuk memperkuat lagi strategi three zero, yaitu zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS serta zero stigma dan diskriminasi," tandasnya. (ger/*)

Tags

Terkini