Sebab, lanjut Herry Mendrofa, semakin meningkatnya literasi masyarakat, maka semakin selektif masyarakat Kabupaten Bogor dalam memilih
“Paling penting apakah ini sudah tervalidasi atau belum, kembali lagi ini kerja parpol untuk meyakinkan publik,” imbuh Herry Mendrofa.
Diberitakan sebelumnya, bakal calon bupati Bogor Jaro Ade, mengatakan jika dirinya tidak mempersoalkan calon yang akan mendampinginya sebagai wakil di Pilkada 2024.
Menurut Jaro Ade, siapapun wakilnya di Pilkada 2024 harus memiliki kekuatan politis yang kuat.
Baca Juga: Aparatur Kemirimuka Depok Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini, Begini Caranya
Sementara, berdasarkan hasil dari beberapa lembaga survei, nama Jaro Ade masih yang tertinggi.
Artinya, siapapun yang mendampingi Jaro Ade nantinya tidak menjadi soal asalkan memiliki kekuatan politis.
Sebab, nantinya Pemerintah Kabupaten Bogor akan membangun sinergitas antara bupati dan wakil bupati Bogor.
“Karena banyak daerah lain yang hubungannya tidak harmonis antara bupati dan wakil bupatinya,” ujar Jaro Ade.***