RADARDEPOK.COM-Bawaslu akan mengawasi secara ketat netralitas dan independensi tim kesehatan yang memeriksa tiga pasangan Bakal Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja menyatakan, hal ini menjadi tahapan untuk peryaratan ketiga calon, sebelum ditetapkannya Capres dan Cawapres pada 13 November mendatang.
Baca Juga: Hadi Tjahjanto Dukung Penuh Percepatan Sertifikasi Aset PWI di Daerah
Dia memastikan setiap proses pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto transparan dan adil bagi seluruh bakal calon. Meski untuk hasil detail rekam kesehatan bersifat rahasia sebab hal tersebut adalah privasi pasien.
"Independensi dokter RSPAD itu begini, baik TNI Polri harus netral karena mereka tidak memilih. Disitu sudah harus independen," jelasnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Dalam hal ini, Bagja menjelaskan KPU akan menilai lolos tidaknya bakal Capres dan Cawapres dalam tes kesehatan setelah seluruh calon diperiksa. Proses ini, harap Bagja, tidak ditemukan pelanggaran walau potensi bisa saja terjadi.
"Kami akan terus kordinasi dengan KPU soal independensi tapi kalau dalam karakternya TNI maupun polisi harus independen. Bawaslu akan terus aktif dalam pengawasan," tuturnya.
Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI Budi Sulistya pun memastikan tim kedokteran yang memeriksa Capres dan Cawapres dengan pelayanan yang sama.
Sebab, Budi menyampaikan hal ini hanya dilakukan sebagaimana mandat Undang-Undang memastikan Capres dan Cawapres sehat jasmani, rohani dan bebas dari narkoba.
Baca Juga: Kampoeng Brasco, Tempat Keren Buat Belanja, Makan Enak, dan Foto-foto!
Sebagai informasi, Budi menjelaskan adapun sekitar 50 dokter dipersiapkan untuk tes kesehatan ini baik yang langsung terlibat maupun kepanitiaan.
Untuk durasi pemeriksaan tiap Capres dan Cawapres, dia pun menginformasikan akan memakan waktu kurang lebih 8 hingga 10 jam.
"Pemeriksaan yang kami laksanakan adalah profesionalisme, independensi dan dapat dipercaya. Ini hal yang sangat dasar dan sangat prinsip serta rutin kami laksanakan di RSPAD Gatot Subroto," tutupnya. (***)
Artikel Terkait
Bawaslu Kota Depok Sambangi Ruang Kerja Walikota Depok, Ini yang Dibicarakan
Soal Caleg Narapidana, Bawaslu Depok : KPU Perlu Buat Aturan
Waspada, Bawaslu Depok Awasi Penetapan DCT, Begini Penjelasan Lengkapnya
Awasi Pemilu, Bawaslu Depok Gandeng Pemuda Muhammadiyah : Ini yang Dilakukan
Ini yang Dibahas Bawaslu Depok bersama Polres Metro Untuk Persiapkan Pemilu Serentak
Bawaslu Depok : Pengamanan Pemilu 2024 Punya Peran Sentral