Minggu, 19 April 2026

Bawaslu Pastikan Awasi Ketat Cek Kesehatan Capres dan Cawapres

Arnet Kelmanutu, Radar Depok
- Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:05 WIB
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja bersama Anggota Bawaslu Lolly Suhenty dan Puadi saat melakukan pengawasan tes kesehatan capres dan cawapres di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (21/10/2023). (DOK.BAWASLU)
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja bersama Anggota Bawaslu Lolly Suhenty dan Puadi saat melakukan pengawasan tes kesehatan capres dan cawapres di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (21/10/2023). (DOK.BAWASLU)

RADARDEPOK.COM-Bawaslu akan mengawasi secara ketat netralitas dan independensi tim kesehatan yang memeriksa tiga pasangan Bakal Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja menyatakan, hal ini menjadi tahapan untuk peryaratan ketiga calon, sebelum ditetapkannya Capres dan Cawapres pada 13 November mendatang.

Baca Juga: Hadi Tjahjanto Dukung Penuh Percepatan Sertifikasi Aset PWI di Daerah

Dia memastikan setiap proses pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto transparan dan adil bagi seluruh bakal calon. Meski untuk hasil detail rekam kesehatan bersifat rahasia sebab hal tersebut adalah privasi pasien.

"Independensi dokter RSPAD itu begini, baik TNI Polri harus netral karena mereka tidak memilih. Disitu sudah harus independen," jelasnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Dalam hal ini, Bagja menjelaskan KPU akan menilai lolos tidaknya bakal Capres dan Cawapres dalam tes kesehatan setelah seluruh calon diperiksa. Proses ini, harap Bagja, tidak ditemukan pelanggaran walau potensi bisa saja terjadi.

Baca Juga: Depok Fantasy Land, Tempat Wisata Baru Segera di Buka! Ada Dinosaurus dan Wahana Seluncuran Rainbow Slide 

"Kami akan terus kordinasi dengan KPU soal independensi tapi kalau dalam karakternya TNI maupun polisi harus independen. Bawaslu akan terus aktif dalam pengawasan," tuturnya.

Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen TNI Budi Sulistya pun memastikan tim kedokteran yang memeriksa Capres dan Cawapres dengan pelayanan yang sama.

Sebab, Budi menyampaikan hal ini hanya dilakukan sebagaimana mandat Undang-Undang memastikan Capres dan Cawapres sehat jasmani, rohani dan bebas dari narkoba.

Baca Juga: Kampoeng Brasco, Tempat Keren Buat Belanja, Makan Enak, dan Foto-foto!

Sebagai informasi, Budi menjelaskan adapun sekitar 50 dokter dipersiapkan untuk tes kesehatan ini baik yang langsung terlibat maupun kepanitiaan.

Untuk durasi pemeriksaan tiap Capres dan Cawapres, dia pun menginformasikan akan memakan waktu kurang lebih 8 hingga 10 jam.

"Pemeriksaan yang kami laksanakan adalah profesionalisme, independensi dan dapat dipercaya. Ini hal yang sangat dasar dan sangat prinsip serta rutin kami laksanakan di RSPAD Gatot Subroto," tutupnya. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Arnet Kelmanutu

Sumber: Bawaslu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPP Kabupaten Bogor Segera Adakan Muscab

Rabu, 15 April 2026 | 10:00 WIB
X