Minggu, 19 April 2026

Karir Politik Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, Aktivis Gerakan Reformasi, Kenal PKS Saat Skripsi : Bagian 1

Andika Eka Maulana, Radar Depok
- Senin, 28 Oktober 2024 | 11:35 WIB
Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna saat mengikuti penetapan Ketua DPRD Kota Depok priode 2024-2029, di ruang paripurna DPRD Kota Depok. (DOKUMEN DPRD KOTA DEPOK)
Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna saat mengikuti penetapan Ketua DPRD Kota Depok priode 2024-2029, di ruang paripurna DPRD Kota Depok. (DOKUMEN DPRD KOTA DEPOK)

RADARDEPOK.COM-Siapa yang tak kenal dengan politikus muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Ade Supriyatna yang kini karirnya secepat kilat dengan menjabat di pucuk pimpinan DPRD Kota Depok priode 2024-2029. Dulunya ternyata anak gerakan di masa reformasi.

Laporan : Andika Eka Maulana

Tak pernah terbayang karir politik yang saat ini dijalani oleh pria kelahiran Jakarta, 3 April 1979 selama ini bisa berjalan dengan mulus dan terbilang moncer hingga menjadi Ketua DPRD Kota Depok saat ini.

Baca Juga: Ade Supriyatna Fokus Menangkan Imam-Ririn di Pilkada Depok, Klaim Sebelah Menang Survei Patut Dipertanyakan!

Tentunya, hal ini berkat pengalamanya yang panjang dalam mengenal dunia politik yang ia jalani sejak ia sebagai aktivis kampus dari Universitas Indonesia (UI) Jurusan Teknik Industri pada masa orde Baru atau tahun 1998.

Bahkan, perkenalan Ade Supriyatna dengan Partai Keadilan (yang kini sebagai PKS) sudah sejak berdirinya partai tersebut, yakni pada tahun 1999 saat ia sedang menyelesaikan tugas akhir atau skripsi di kampunya tersebut.

“Dulu kan banyak aktivis kampus, rohani islam (Rohis) kampus yang bergabung dan mendirikan partai, ya salah satunya itu termasuk saya,” ujar dia kepada Harian Radar Depok.

Menjelang kelulusan di kampus, Ade Supriyatna akhirnya lebih memilih untuk ikut mendeklarasikan dirinya untuk ikut menjadi anggota Partai keadilan di Sekolah Al-Azar Kebayoran, Jakarta.

Baca Juga: Imam Budi Hartono Konsolidasi Bareng Ketua PKN Depok Supari Syahri, Lepas 1.000 Peserta Jalan Santai di Grogol

“Dahulu, memang anak-anak muda pada saat masa-masa reformasi sedang gencar-gencarnya ikut bergabung kedalam Parpol, hingga banyak yang membuat spanduk dari sablon-sablonan pada saat itu,” ucap dia.

Ade Supriyatna mengakui bahwa PKS terlahir dari gerakan-gerakan mahasiswa yang lahir dari masa reformasi saat itu.

“Partai ini berdiri karena banyaknya gerakan mahasiswa, yang didasari oleh banyak pendahulunya banyak pendiri partai, jadi junior-juniornya banyak di rekrut menjadi anggota partai,” ujar dia

Alasanya Ade Supriyatna mengikuti PKS ialah karena saat itu adalah momentum yang tepat pada saat reformasi dan baru dibukanya keran pembentukan partai politik baru di Indonesia. Sehingga, ia bisa memberikan dukungan penuh terhadap hal tersebut.

Baca Juga: Relawan Pejuang Yatim Beri Dukungan untuk Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi Arafiq : Gaungkan Kartu Sakti Anak Yatim di Depok

“Terlebih, Kota Depok sebagai salah satu pusat pergerakan mahasiswa, karena ada UI. Bahkan di lingkungan dan setiap wilayah Kota Depok juga banyak memiliki basis masa yang bilang terbilang besar,” kata dia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X