"Budidaya lebah trigona ini sudah dikembangkan sejak Agustus 2023," kata Masridawati.
Baca Juga: Glamping Murah di Puncak, Harga Sewa Alat Camping Murah Banget, Mulai dari Rp10 Ribuan
Sebelum budidaya lebah trigona ini dikembangkan, kata dia, berbagai pelatihan dilakukan oleh kader TP PKK Duren Seribu, maupun kader Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar RW4.
Masridawati mengatakan, hasil dari panen madu lebah trigona tersebut, nantinya akan digunakan untuk konsumsi anak-anak yang ada di wilayah Duren Seribu.
"Nanti kami salurkan juga ke Posyandu, begitu juga dengan anak-anak stunting, karena madu dari lebah trigona ini penuh akan khasiat," ungkap Masridawati.***
Artikel Terkait
Madu Mutiara Ciptakan Kemasan Sachet
Madu Mutiara Santuni 250 Yatim dan Dhuafa
500 Botol Madu Mutiara Terbang ke Malaysia
10 Tahun Berdiri, Madu Mutiara Kembangkan Produk Baru
Rumah Perempuan Ini Dipenuhi Ribuan Lebah Madu, Takut untuk Keluar : Rumah Penuh Berkah