Minggu, 19 April 2026

Dewan PKS Kota Depok, Hafid Nasir Perjuangkan Terbangunnya SMP Negeri di Mampang, Ini Lokasi yang Diajukan ke Pemerintah

Aldy Rama, Radar Depok
- Senin, 1 Juli 2024 | 08:25 WIB
TINDAK LANJUT : Anggota DPRD Kota Depok, Hafid Nasir (Kedua dari kanan), saat meninjau lahan seluas 11.080 meter persegi di Jalan Mampang Indah I, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, yang rencananya akan dijadikan lokasi pengadaan SMP Negeri, Minggu (23/6). (DOKUMEN NARASUMBER )
TINDAK LANJUT : Anggota DPRD Kota Depok, Hafid Nasir (Kedua dari kanan), saat meninjau lahan seluas 11.080 meter persegi di Jalan Mampang Indah I, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, yang rencananya akan dijadikan lokasi pengadaan SMP Negeri, Minggu (23/6). (DOKUMEN NARASUMBER )

Kendati survei di lahan RW12 sudah dilakukan, Hafid Nasir mengaku, pihaknya belum bertemu dengan pemilik lahan. Menurutnya, lahan seluas 11.080 meter persegi itu berada di lokasi yang pas dan strategis untuk pengadaan SMP Negeri di Mampang.

“Kami juga sudah menjadwalkan untuk mengadakan pertemuan dengan pemilik lahan. Namun karena kami sedang padat dengan kegiatan Pansus, sehingga rencana untuk pertemuan ini belum terjadwalkan,” ungkap Hafid Nasir.

Rencananya, sambung Hafid Nasir, jadwal pertemuan dengan pemilik lahan di RW12 itu akan dijadwalkan pada Juli 2024. Namun, pengadaan SMP Negeri di lahan RW12 Mampang ini masih belum bisa dipastikan, karena aspirasi masyarakat ini belum sampai ke Pemkot Depok.

Baca Juga: Polres Metro Depok Sabet Empat Juara di Lomba Ulang Tahun Bhayangkara

“Kami baru menyerap aspirasi soal status lahan. Karena kami juga harus memastikan apakah lahan ini memliki status yang jelas. Tapi, yang jelas lahan itu sudah cukup respresentatif dan layak untuk diusulkan ke Pemkot Depok,” kata Hafid Nasir.

Ketika lahan tersebut mendapat respon yang positif dari Pemkot Depok. Nantinya, pemilik lahan akan dipertemukan dengan pihak dari Pemkot Depok, untuk negosiasi perihal harga pembelian lahan tersebut.

“Nanti akan kami pertemukan. Dan yang melakukan negosiasi itu dari Pemkot Depok, untuk memastikan harga per 1 meter nya berapa,” tutur Hafid Nasir.

Dia menjelaskan, ketika Pemkot Depok merasa lahan ini perlu untuk dibuatkan Detail Engineering Design (DED) nya, proses ini nantinya akan berlanjut ke tahap negosiasi lahan. Dalam urusan negosiasi lahan tersebut Hafid Nasir akan lepas tangan.

Baca Juga: Rekomendasi Buat Kamu yang Ingin Makan Enak, Sembari Menikmati Udara Segar Pegunungan di Resto Tilu Geulis Cijeruk, Bogor

“Jadi, tugas saya hanya mencari dan memastikan lahan tersebut tidak ada persoalan. Baik dari pemilik lahan, ahli waris, dan lain sebagainya. Untuk urusan negosiasi lahan itu adalah ranahnya Pemkot Depok,” jelas Hafid Nasir.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X