Minggu, 19 April 2026

Luar Biasa! Sekolah Tunas Global Depok Wakili Indonesia dalam Festival Budaya di Taiwan

Junior Williandro, Radar Depok
- Minggu, 20 Juli 2025 | 19:06 WIB
Sekolah Tunas Global Depok yang berlokasi di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, akan mewakili Indonesia untuk tampil di Yo-Lan Internationl Children's Folklore G Folkgame Festival (YICFFF), di Taman Chin-Shui, Sungai Dong Shan, Kabupaten Yi-Lan, Taiwan, 28 Juli - 4 Agustus 2025. (Tunas Global)
Sekolah Tunas Global Depok yang berlokasi di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, akan mewakili Indonesia untuk tampil di Yo-Lan Internationl Children's Folklore G Folkgame Festival (YICFFF), di Taman Chin-Shui, Sungai Dong Shan, Kabupaten Yi-Lan, Taiwan, 28 Juli - 4 Agustus 2025. (Tunas Global)

RADARDEPOK.COM - Sekolah Tunas Global Depok yang berlokasi di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, akan mewakili Indonesia untuk tampil di Yo-Lan Internationl Children's Folklore G Folkgame Festival (YICFFF), di Taman Chin-Shui, Sungai Dong Shan, Kabupaten Yi-Lan, Taiwan, 28 Juli - 4 Agustus 2025.

Kepala Bagian Umum Yayasan Mandiri Tunas Global Depok, Kadek Budi Aryawan mengatakan, sebelum keberangkatan ke Taiwan, Sekolah Tunas Global Depok mengadakan Pentas Pelepasan Misi Budaya Tunas Global Goes To Yilan Festival-Taiwan.

Pada kesempatan tersebut, Sekolah Tunas Global menampilkan beberapa kemampuan seni musik siswa dan juga guru, baik itu secara band, ataupun memainkan alat musik. Serta penampilan seluruh siswa dan Cakranada Ethonesia yang akan tampil di YICFFF, Taiwan. Dalam pentas pelepasan tersebut, turut dihadiri Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah.
“Sekolah Tunas Global Depok akan mempersembahkan beberapa permainan rakyat khas Indonesia, yakni Enggrang Batok (Sumatera Barat), Angklung (Jawa Barat), dan Bakiak (versi Papua). Total ada 16 siswa dari Sekolah Tunas Global Depok yang terlibat dalam penampilan Permainan Rakyat tersebut,” ujar Kadek Budi Aryawan.

Baca Juga: Meriah dan Edukatif, SMPN 26 Depok Tutup Masa MPLS dengan Water Party Sekaligus Mitigasi Bencana Kebakaran

“Sekolah Tunas Global Depok berkolaborasi juga dengan tujuh pemusik dari Cakranada Ethnonesia, yang merupakan salah satu sanggar dan studio tari di Indonesia yang mengkhususkan diri pada tarian dan musik tradisional,” beber Kadek Budi Aryawan.

Selain itu, terang Kadek Budi Aryawan, di YICFFF ada juga penampilan tari tradisional dari siswa Sekolah Tunas Global Depok, yakni ada Tari Randai Piriang (Sumatera Barat), Tari Jalaleuje (Jawa Barat) , Tari Yospan (Papua). Kalau untuk tari tradisional akan ada 16 siswa yang terlibat untuk tampil.

“Bahkan, ada juga beberapa makanan khas Indonesia yang akan disuguhin, seperti Ketoprak, Lawar Bali, Soto, Cireng, Sayur Asem, dan lain-lainnya,” Kadek Budi Aryawan.

“Sedangkan untuk pernak pernik khas Indonesianya, akan dipamerkan Udeng Bali, ikat kepala Sunda, Kain Endek, aneka gelang dan Kalung, aneka topeng, hiasan meja Wayang, lukisan tradisional, suling, dan gantungan kunci etnik,” tutur Kadek Budi Aryawan.

Ini merupakan misi dari Sekolah Tunas Global Depok untuk membangun rasa nasionalisme sebagai bangsa Indonesia melalui kegiatan kesempatan untuk menampilkan budaya Indonesia pada pagelaran bertaraf Internasional.

Baca Juga: SDN Ratujaya 3 Depok Kenalkan Metode Deep Learning hingga Kurikulum Merdeka saat MPLS, Simak Selengkapnya

Selain itu, tambah Kadek Budi Aryawan, kegiatan ini juga bisa jadi pengalaman dan pembelajaran dari interaksi internasional melalui pertukaran budaya. Ini juga bagian dari memperkenalkan seni dan budaya Nusantara melalui pertunjukan seni tari dan musik tradisional, kuliner dan pameran produk etnik nusantara.

YICFFF ini melibatkan 416 kelompok peserta internasional dari 99 negara di seluruh dunia dan menarik lebih dari 10.000.000 pengunjung sejak pertama kali diadakan pada tahun 1996. Festival ini memiliki empat tema utama yaitu pertunjukan (performance), pameran (exhibition), permainan (games), dan pertukaran (exchange).

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah mengatakan, ini adalah momentum yang sangat luar biasa untuk Kota Depok merambah ke tingkat internasional.

Baca Juga: SMPIT Arafah Melaksanakan No Backpack Day, Kreatif, Seru, dan Penuh Makna di Hari Pertama Sekolah!

Oleh karena itu, dirinya pun memberikan apresiasi ke Sekolah Tunas Global Depok yang telah membawa siswanya ke kancah internasional. Ini adalah bukti Sekolah Tunas Global Depok berkontribusi di Kota Depok, terutama dalam hal seni dan budaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X