RADARDEPOK.COM - Tahun ini Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan Kota Depok, fokus memberdayakan masyarakat dengan menekan angka stunting.
Hal itu dilakukan guna mewujudkan wilayah Sawangan jadi zero stunting. Perlu diketahui saat ini stunting di Sawangan ada 64 anak.
Lurah Sawangan, Dedeh Ruyatna mengatakan, sesuai dengan hasil rapat mingguan di kecamatan beberapa waktu lalu. Akhirnya, dari tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Sawangan untuk mengutamakan raihan PBB 2023.
Baca Juga: Dugaan AJB Palsu Perumahan BSI : Proses Jalan Ditempat, Kuasa Hukum Rencana Bawa ke Polda Metro
"Kebetulan di Kelurahan Sawangan meraih peringkat kedua dalam raihan PBB 2022 di Kecamatan Sawangan," beber dia kepada Harian Radar Depok, Rabu (8/3).
Fokus selanjutnya, sambung Dedeh, yaitu menekan angka stunting . Semula terdapat 96 angka, kemudian berangsur turun menjadi 64 anak.
"Mudah-mudahan dapat tercapai zero stunting sesuai dengan apa yang kami harapkan," lanjut dia.
Baca Juga: Masyarakat Beji Desak Pemkot Depok Pindahkan Kantor Kelurahan
Dedeh mengatakan, upaya yang dilakukan aparatur setempat salah satunya dengan mengikuti program pemerintah. Seperti memberikan sejumlah Vitamin A, penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan balita yang dilakukan di Posyandu.
"Alhamdulillah, Kelurahan Sawangan ini mendapat suatu kehormatan saat menggencarkan program untuk menekan angka stunting dari salah satu perusahaan," kata dia.
Perusahaan tersebut, sambung dia, memberikan perhatian kepada masyarakat yang ada dengan memberikan katering bergizi selama 90 hari ke depan. Dari Maret, April hingga Mei.
Baca Juga: PGS Wakili Cimanggis di Lomba Hatinya PKK Tingkat Kota Depok
"Pemberian Vitamin A telah usai diberikan kepada para balita di 11 Posyandu yang tersebar di 11 RW yang ada," ungkap dia.
Dedeh menegaskan, apabila masyarakat yang memiliki balita belum diberi Vitamin A, akan dipastikan nantinya diberlakukan sweeping guna menekan angka stunting sesuai dengan fokusnya tahun ini.
"Semua dilakukan agar angka stunting di Kelurahan Sawangan dapat berkurang, gingga dipastikan tidak ada lagi," tutup dia. (ama/rd)
Artikel Terkait
Warga Pondok Cina Masih Buang Air Sembarangan, Tinja Masih Dibuang Langsung ke Kali Ciliwung
Kelurahan Beji Targetkan Perbaikan Ratusan RTLH
PGS Wakili Cimanggis di Lomba Hatinya PKK Tingkat Kota Depok
Masyarakat Beji Desak Pemkot Depok Pindahkan Kantor Kelurahan
Dugaan AJB Palsu Perumahan BSI : Proses Jalan Ditempat, Kuasa Hukum Rencana Bawa ke Polda Metro