Minggu, 19 April 2026

Tahun Ini, 2.211 Rumah Tak Layak Huni di Depok Bakal Dibongkar

Fahmi Akbar, Radar Depok
- Selasa, 6 Juni 2023 | 19:44 WIB
PERBAIKI : Disrumkim Kota Depok saat melakukan rehabilitasi terhadap salah satu RTLH, beberapa waktu lalu. (DOK. RADAR DEPOK)
PERBAIKI : Disrumkim Kota Depok saat melakukan rehabilitasi terhadap salah satu RTLH, beberapa waktu lalu. (DOK. RADAR DEPOK)

RADARDEPOK.COM - Ribuan Rumah Tak Layak Huni atau RTLH di Depok bakal dilakukan perbaikan pada tahun ini.

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok mencatat setidaknya ada 2.211 RTLH yang akan diperbaiki pada Tahun 2023.

Adapun, perbaikan itu mencakup pengerjaan fisik rehabilitasi setiap unit RTLH.

Baca Juga: Tiga Atlet Depok Disiram Puluhan Juta, Sekda : Terimakasih Sudah Harumkan Indonesia

Kepala Disrumkim Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, pihaknya sedang melakukan tahapan verfikasi terhadap unit RTLH.

Sejauh ini, sebut dia, ada ratusan rumah yang sudah terverfikasi untuk rehabilitasi pada tahun ini.

"Proses verifikasi lapangan sedang berjalan. Yang sudah terverifikasi yaitu 600 unit. Jumlah RTLH tahun ini naik tiga kali lipat dari tahun lalu yang hanya 758 unit,” tutur dia kepada Radar Depok, Selasa (6/6).

Baca Juga: Gaji Ke-13 PNS Depok Mampet, Ini Gara-garanya

Rinciannya, beber dia, Kecamatan Beji 251 unit, Pancoran Mas 385 unit, Cilodong 27 unit, Cimanggis 397 unit, Sukmajaya 336 unit, Kecamatan Tapos 175 unit, Cipayung 122 unit, Limo 330 unit. Kemudian Cinere 14 unit, Sawangan 94 unit dan Bojongsari 80 unit.

"Ribuan penerima manfaat tersebut akan melalui proses verifikasi dan validasi lapangan oleh tim dari Dinas Sosial dan Disrumkim Depok," urai Dadan.

Menurut Dadan, Pemkot Depok terus berupaya memenuhi rumah yang layak huni bagi masyarakat. Salah satu programnya melalui rehabilitasi RTLH, yang setiap tahun bergulir.

Baca Juga: Juli LRT Jabodebek Bisa Dinaiki Warga

Sasarannya, tegas dia, merupakan penerima manfaat dalam hal ini masyarakat miskin yang memiliki rumah tidak layak dalam hal keamanan, kesehatan, dan sosial.

"Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan senilai Rp23 juta, anggaran ini digunakan untuk pembelian material Rp20 juta dan Rp3 juta untuk upah pekerja. Untuk tahun ini RTLH wajib ada pembangunan septictank kedap," tandas Dadan. (***)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X