RADARDEPOK.COM - Ratusan peserta dari tiga provinsi berbeda unjuk gigi mengikuti Liga Ketapel Indonesia Bersatu The Community Shield Slingshot Competition, di Kampung Si Jalu, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, belum lama ini.
Selain sebagai ajang silaturahmi dengan sesama penggiat katapel, kegiatan olahraga masyarakat ini juga sebagai pembuka untuk Liga Katapel Indonesia di empat provinsi (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah) musim 2023.
"Ini merupakan sebuah upaya untuk kami semua. Di mana program ini kemungkinannya akan menjadi program tahunan," ucap penyelenggara acara, Dedy Rachman, Senin (13/2).
Baca Juga: Unit Kesehatan Sekolah dan Madrasah di Depok Dilombakan, Ayo Bebenah
Program tersebut dinamakan The Community Shield Slingshot Competition. Merupakan ajang kompetisi yang rencananya akan diadakan rutin tiap tahunnya.
"Liga ini sudah berjalan di tiga provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sebenarnya juga ada di Jawa Tengah, tetapi baru tahun ini liganya berjalan," jelas Dedy.
Dedy membeberkan, untuk peserta yang hadir terdiri dari masing-masing perwakilan liga di provinsi tersebut. Kurang lebih 200 peserta yang menghadiri.
Baca Juga: Puluhan Master Catur Bertanding Catur Cepat
"Kami berharap liga ketapel ini dapat digemari banyak kalangan masyarakat," kata Dedy.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional, Hayono Isman mengungkapkan, kegiatan ini sangat luar biasa karena memiliki banyak manfaat.
"Yang membuat saya tertarik adalah, bahwa ketapel ini bisa menggiring anak-anak untuk tidak hanya berfokus pada gadget," ucap dia, Senin (13/2).
Baca Juga: 14 Pelaku Ditangkap Pasca Piutang Maut di Raffles Hills Depok
Menurut dia, liga ketapel ini juga dapat mengasah kemampuan otak anak. Seperti menghitung jarak untuk menyentuh target, hingga menumbuhkan perilaku kompetitif.
"Juga akan ada unsur saling menghargai sesama penggiat ketapel," kata dia.
Saat ini, sambung dia, sudah ada sekitar 24.000 penggiat ketapel, dan itu akan meningkat terus. Dan dampaknya kepada pariwisata maupun industri akan signifikan ke depannya.