RADARDEPOK.COM, LONDON – Luar biasa. Liverpool dapat menaklukkan Manchester United dengan skor pertandingan 7-0, di Stadion Anfield.
Pasukan The Red Devil harus tunduk oleh pasukan The Reds. Marcus Rashford dibuat tak berdaya.
Pada babak pertama pertandingan berlangsung ketat. Tapi begitu masuk babak kedua, semua terasa mudah bagi Liverpool.
Empat pemain depan Liverpool; Cody Gakpo (2), Darwin Nunez (2), Mohamed Salah (2) dan Roberto Firmino (1), sukses membuat David de Gea kelimpungan.
Begitu juga dengan barisan belakang MU, kesolidan mereka hilang di atas lapangan Anfield.
Erik ten Hag pun meradang, kepalanya mendidih melihat timnya dikalahkan dengan cara memalukan. Pelatih Belanda itu menyoroti performa Bruno Fernandes dkk di babak kedua.
Ia menilai, kekalahan ini karena kesalahan organisasi, bukan hanya satu atau dua pemain.
"Ada bisa kalah dalam pertandingan tapi tidak dengan cara sepert itu di babak kedua," ujar Ten Hag.
Ten Hag menilai, MU bermain cukup baik di babak pertama, tapi di babak kedua anak asuhannya bermain di luar standar.
"Di babak pertama kami bermain sangat baik. Kami menciptakan peluang yang lebih baik dan kemudian membuat kesalahan organisasi. Babak kedua tidak profesional. Itu tidak bisa terjadi dan kami harus membicarakannya,” ungkapnya.
"Saya pikir kami bermain bagus di babak pertama tetapi babak kedua bukan kami. Bukan standar kami. Kami tidak bermain sebagai tim," tambah Ten Hag dengan raut kesalnya.
Dengan kekalahan mencolok, Ten Hag tak bisa menyembunyikan kemarahannya. Ia mengaku tak terima kalah dari Liverpool dengan margin besar.
"Ini bukan tentang satu atau dua pemian. Ini soal keseluruhan tim, Anda melihat 11 pemain kehilangan akal," tutur Ten Hag.
Ten Hag tegas menyebut, penampilan pemain MU kali ini jauh dari standar yang dia tetapkan.
"Penampilan kali ini tidak profesional, itu bukan Manchester United. Kami memiliki standar lain, ini bukan standar yang ingin kami tunjukkan," ucapnya.