Minggu, 19 April 2026

DKR Depok : Pendidikan Gratis Berkualitas Hak Dasar Masyarakat

Arnet Kelmanutu, Radar Depok
- Rabu, 3 Mei 2023 | 07:10 WIB
KOMITMEN : Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan bersama jajaran pengurus saat bertandang ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ditjen PAUD PUAD, SD, dan  SMP Republik Indonesia. DOK.DKRDEPOK
KOMITMEN : Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan bersama jajaran pengurus saat bertandang ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ditjen PAUD PUAD, SD, dan SMP Republik Indonesia. DOK.DKRDEPOK

RADARDEPOK.COM-Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional, Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok berharap agar pendidikan benar-benar gratis, sebab menjadi amanat undang-undang Negara dalam memberikan kecerdasan merata secara menyeluruh.

Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan menerangkan, sebagai organisasi masyarakat yang konsentrasi di bidang kesehatan dan pendidikan, pihak memang konsen menyoroti persoalan pendidikan di Kota Depok.

"Ya kami memang tidak bisa menolak ketika ada masyarakat yang mengadukan urusan pendidikan ke DKR, karena mamang masih banyak persoalan," tegasnya dalam keterangan resmi.

Untuk itu pada kesempatan Hari Pendidikan Nasional ini, DKR sangat berharap agar pemerintah dapat segera mewujudkan Pendidikan Gratis Berkualitas untuk seluruh masyarakat.

"Setidaknya untuk masyarakat miskin agar diutamakan, sebab kalau bulan negara yang ikut campur, kepada siapa si miskin berharap," kata Roy kepada Radar Depok.

DKR berharap agar sekolah negeri betul-betul diprioritaskan untuk masyarakat miskin, sementara yang mampu bisa memilih sekolah lainnya yang berbayar.

Baca Juga: EF Terus Perkuat Kolaborasi dan Program Berkelanjutan

"Saya mohon kepada siapapun masyarakat yang mampu agar menyekolahkan anaknya ke Sekolah swasta, biarlah sekolah negeri untuk para siswa dari keluarga tidak mampu,".tambah Roy Pangharapan.

Menurutnya, persoalan pendidikan di Kota Depok ini adalah masih adanya pungutan di sekolah negeri atas nama study tour, perpisahan dan lain-lainnya. Bahkan, persoalan ijazah yang masih banyak ditahan oleh pihak sekolah, serta belum semua siswa miskin sekolah di negeri akibatnya menjadi beban sekolah swasta dengan menunggak iuran sekolah.

"Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional ini, kami tidak minta yang muluk muluk, hanya bebaskan ijazah yang ditahan dan prioritas sekolah negeri untuk siswa dari keluarga tidak mampu, selamat Hari Pendidikan Nasional," tegas pria berdarah Sumatera ini.

Baca Juga: Car Free Day Kota Bekasi akan Kembali Dimulai 7 Mei 2023

Seperti diketahui selama ini DKR sangat aktif membela siswa dari keluarga miskin yang ditolak oleh sekolah negeri, terutama saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Hampir setiap tahun DKR bersama para orang tua siswa menggelar aksi unjuk rasa menuntut agar anak-anak dari keluarga miskin bisa sekolah. (ger)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPP Kabupaten Bogor Segera Adakan Muscab

Rabu, 15 April 2026 | 10:00 WIB
X