Baca Juga: Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono : Gedung Sekolah Atlet Segera Rampung
”Jika kemudian ada yang memberikan tafsiran terhadap postingan tersebut dan mengait-ngaitkan dengan posisi kabinet, itu adalah hak penafsir,” imbuhnya.
Pakar Kebijakan Agribisnis Departemen Agribisnis IPB Feryanto mengatakan banyak tantangan dan pekerjaan rumah bagi calon Manteri Pertanian yang baru nanti.
Seperti target swasembada beberapa komoditas yang belum tercapai sampai saat ini. ’’Kemudian ada masalah produksi akibat El Nino dan masalah Food Estate,’’ tuturnya tadi malam.
Baca Juga: MKMK Tunjuk Tiga Orang, Tangani Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim Konstitusi
Fery mengatakan idealnya posisi Mentan yang baru nanti tidak memiliki dan diikat dengan kepentingan politik praktis. Tetapi murni dari sosok professional.
Sehingga target-target yang belum tercapai serta masalah pertanian dan pembangunan pertanian dapat terwujud. Setidaknya bisa mendekati target yang sudah dicanangkan.
Dia juga menjelaskan sosok Menteri Pertanian definitive harus mengetahui masalah pertanian dan petani dalam artian luas.
Baca Juga: Prabowo Harap-harap Cemas Jelang Putusan MK Batas Usia 70 Tahun Keatas Capres-Cawapres
’’Sehingga bisa menghubungkan hulu dan hilir yang selama ini seperti tidak connect antara satu sama lain,’’ tuturnya. Idealnya petani harus menjadi aktor utama dalam pembangunan pertanian. Dia tidak menyinggung nama yang ideal untuk jadi Menteri Pertanian.
Berhembus kabar bahwa sosok Menteri Pertanian yang bakal dilantik adalah Andi Amran Sulaiman. Dia adalah Menteri Pertanian pada periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Dia menjadi menteri dari sosok non partai atau professional. Saat masih aktif menjadi Menteri Pertanian, dia getol mengejar target swasembada pangan. Selain itu Amran juga berupaya mengurangi kekurangan tenaga penyuluh.
Baca Juga: Gibran Resmi Dampingi Prabowo, Hasil Survei Pasangan Ganjar-Mahfud Tempel Prabowo
Mahfud MD Temui Jokowi
Kemarin sore Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menyampaikan bahwa dirinya sudah menemui Presiden Jokowi.