RADARDEPOK.COM – Polres Metro Depok siagakan puluhan personel di setiap wilayah, untuk melakukan operasi patroli intensif dalam menjaga kondusifitas wilayah, terutama memantau rumah kosong yang ditinggalkan oleh pemudik selama libur Idul Fitri.
Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana mengatakan, tim yang terdiri dari 30 personel, bakal siaga selama 24 jam patroli ke setiap pemukiman warga di Kota Depok, agar tidak terjadi tindak kriminal, seperti pencurian.
"Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kejadian seperti pencurian atau kebakaran yang mungkin terjadi di rumah kosong saat pemiliknya sedang mudik," ujar Kombes Arya Perdana kepada Radar Depok, Selasa (9/4).
"Kami berusaha untuk mengantisipasi kejadian kejadian yang tidak diinginkan dengan melakukan patroli intensif di seluruh wilayah Depok, termasuk ke pemukiman warga dan rumah kosong," ujar Kombes Arya Perdana.
Baca Juga: Buka Pasar Rakyat Malam Takbiran Kampung Lio, Pemkot Depok Bakal Tambah di Setiap Kecamatan
Menurut Kombes Arya Perdana, ini menunjukkan komitmen Polres Metro Depok dalam menjaga keamanan dan ketertiban di setiap wilayahnya, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat selama musim mudik Idul Fitri di wilayah Kota Depok.
Tak hanya anggota kepolisian, kata Kombes Arya Perdana, Patroli ini juga dilakukan bersama dengan jajaran TNI, Garnisun, serta Satpol PP Kota Depok.
"Tim patroli kami bergerak ke seluruh wilayah Depok setiap malam dengan jumlah personil sekitar 30 orang. Selain itu, masing-masing polsek juga turut serta dalam melakukan patroli di wilayahnya," tambah Kombes Arya Perdana.
Dalam hal ini, Kombes Arya Perdana mengimbau kepada masyarakat yang hendak melaksanakan mudik agar melaporkan dan menitipkan barang berharga kepada RT/RW atau tetangga terdekat.
Selain itu, Kombes Arya Perdana juga menekankan pentingnya memastikan kondisi rumah dalam posisi aman sebelum ditinggalkan.
"Periksa AC, kompor, dan pastikan untuk mengamankan barang berharga. Jangan ragu untuk melapor ke tetangga atau pengurus lingkungan. Jika diperlukan, informasi juga dapat dilaporkan ke kami melalui nomor darurat 110," tutur Kombes Arya Perdana. ***