Minggu, 19 April 2026

Angka Estimasi ODHIV di Kabupaten Bogor Tembus 5.875 Kasus

Fahmi Akbar, Radar Depok
- Jumat, 2 Mei 2025 | 08:55 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto audiensi dengan Yayasan Lekas terkait kasus ODHIV. (KABAR BOGOR)
Bupati Bogor Rudy Susmanto audiensi dengan Yayasan Lekas terkait kasus ODHIV. (KABAR BOGOR)

RADARDEPOK.COM - Kabupaten Bogor memiliki estimasi Orang dengan HIV (ODHIV) cukup tinggi. Yayasan Lembaga Kajian Strategis (Lekas) saat audiensi dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto melaporkan bahwa estimasi ODHIV di Bumi Tegar Beriman pada periode 2024 mencapai 5.875 (×100).

Ditemukan sebanyak 2.371 (40 persen), on ART mencapai 1.874 (78 persen dari ditemukan), dan VL tersupresi 1.017 (55 persen dari ART).

Ketua Lekas Bogor, Muksin mengatakan, paparan HIV/AIDS sudah masuk hingga pelosok kampung. Tingkat kerawanan tertinggi berpotensi dialami Ibu hamil, Ibu rumah tangga (IRT) dan lelaki beresiko tinggi.

Baca Juga: Wujudkan Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Layak Anak: Beragam Inovasi untuk Lindungi dan Penuhi Hak Anak

"Menurut teori WHO menjelaskan bahwa 1 orang jika terpapar positif HIV maka kemungkinan besar dibelakangnya nanti akan terpapar positif HIV sebanyak 100 orang karena itu mata rantai," ujarnya.

Muksin menjelaskan, hasil kajian Lekas, teranalogikan 1 dari 100 warga Kabupaten Bogor berpotensi mengidap HIV AIDS.

“Karena tiap tahun angka kasus itu semakin banyak dan bertambah juga merebak kepada masyarakat secara umum termasuk ini yang lebih berbahaya yakni kasus ibu hamil," katanya.

Baca Juga: Pemkab Bogor Apresiasi Gubernur Jawa Barat Fasilitasi Selesaikan Kasus Taman Safari

Bupati Rudy Susmanto menginginkan, jajarannya melakukan langkah-langkah konkret untuk menangani persoalan HIV/AIDS di Kabupaten Bogor.

“Pencegahan dan pengobatan HIV AIDS di Kabupaten Bogor adalah persoalan serius, pertemuan ini harus menghasilkan langkah-langkah konkret, langkah teknis, dan saya akan aktif di dalamnya,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Pemkab Bogor menerima saran dari Yayasan Lekas yang menjadi wadah serta payung dari beberapa organisasi berbasis komunitas yang bergerak di bidang kesehatan dengan kegiatan penanggulangan HIV dan AIDS.

Baca Juga: Kabupaten Bogor Targetkan Bentuk 435 Koperasi Merah Putih

“Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakatnya, kita harus melindungi seluruh masyarakat kita. Kalau tidak kita mulai sekarang, dan kita pura-pura tutup mata yang rugi adalah kita sendiri,” ucapnya.***

Jurnalis : Achmad Kurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua Komisi III DPRD Tinjau Banjir Cigudeg Bogor

Minggu, 19 April 2026 | 07:54 WIB

Pemkab Bogor dan BPS Validasi Peserta  PBI JK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55 WIB

Fix! Lokasi Pembangunan PSEL di Area TPA Galuga

Sabtu, 18 April 2026 | 07:15 WIB

Gubernur KDM Resmikan SMAN 3 Jonggol

Jumat, 17 April 2026 | 06:30 WIB
X