Minggu, 19 April 2026

BKKBN Jabar Edukasi Kelurahan Jatijajar

Andika Eka Maulana, Radar Depok
- Rabu, 6 September 2023 | 10:00 WIB
Pembinaan dan pemberian materi DASHAT kepada warga kampung KB Kelurahan Jatijajar, kecamatan Tapos. (Andika Eka)
Pembinaan dan pemberian materi DASHAT kepada warga kampung KB Kelurahan Jatijajar, kecamatan Tapos. (Andika Eka)

RADARDEPOK.COM - Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kelurahan Jatijajar mendapatkan kunjungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Lurah Jatijajar, Mujahidin mengapresiasi kunjungan dari BKKBN Provinsi Jabar, kunjungan tersebut untuk memberikan pembinaan bagi warga kampung KB dalam percepatan penurunan stunting melalui penguatan dapur sehat.

“Kunjungan ini juga sebagai bentuk apresiasi dari mereka karena telah menjuarai lomba kampung KB tingkat Provinsi Jabar,” ujar dia kepada Harian Radar Depok, Selasa (5/9).

Baca Juga: Atasi Kekeringan, TNI dan Petani di Kabupaten Bogor Normalisasi Sungai Cibeet

Mujahidin menjelaskan, kunjungan tersebut berlansgung selama dua hari, mulai dari Senin (4/9) hingga Selasa (5/9). Dan pembinaan tersebut dilakukan dengan pemberian materi dan praktek di lapangan atau langsung di lokus kampung KB.

“Jadi hari pertama pembinaan di aula kelurahan dan hari kedua langsung memperaktekan ilmu yang sudah diberikan BKKBN Jabar,” ucap dia.

Menurut dia, materi yang diberikan BKKBN jabar itu adalah Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas (DASHAT). Yaitu, merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang.

Baca Juga: Syarat dan Cara Mendaftar PPPK Kota Depok 2023 untuk Tenaga Teknis, Buruan, Kuota Terbatas!

“Hal ini ditujukan untuk keluarga yang beresiko stunting melalui sumber daya lokal yang di padukan kontribusi kemitraan lainya,” kata dia.

Sasaran kegiatan ini merupakan, kelompok calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita beresiko stunting.

“Selain itu, juga pembinaan ini ditujukan oleh para kader yang berada di kampung KB RW1 Jatijajar,” kata dia.

Mujahidin berharap, kegiatan ini dapat menekan angka stunting dengan memenuhi kebutuhan gizi pada masyarakat yang beresiko stunting dan diperoleh keterampilan penyiapan pangan sehat dan bergizi.

Baca Juga: Rekomendasi HP Murah 1 Jutaan Terbaru 2023, Kapasitas Baterai Lebih Besar

“Indikator keberhasilan ini adalah mencegah kelahiran bayi dengan berat badan rendah,” tutur dia.

Dalam pelatihan ini juga, peserta di ajarkan cara membuat menu sehat, seperti nasi bakar ayam kemangi, bakpau ubi ungu dan rolade tahu.***

Artikel Selanjutnya

BKKBN Tinjau Ulang Kependudukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X