Minggu, 19 April 2026

Peace Leader Indonesia Bersama Lintas Agama Perkuat Warisan Perdamaian

Junior Williandro, Radar Depok
- Rabu, 19 April 2023 | 11:32 WIB
Peace Leader Indonesia baru saja menghelat kegiatan Peace Heritage (warisan perdamaian) dengan tema 'Tracing The Path of Peace and Diversity (Menelusuri Jalan Perdamaian dan Keberagaman)'.
Peace Leader Indonesia baru saja menghelat kegiatan Peace Heritage (warisan perdamaian) dengan tema 'Tracing The Path of Peace and Diversity (Menelusuri Jalan Perdamaian dan Keberagaman)'.

"Destinasi ketiga, rombongan mengunjungi gereja katedral yang berada tidak jauh dari stasiun Bogor.  Disambut oleh Romo Pastur Hanturo dan menjelaskan tentang sejarah berdiri dan perkembangan gereja tersebut," terangnya.

Sementara itu, tokoh pejuang toleransi dan pemersatu antar umat beragama di Bogor Raya, KH Musthofa Abdullah bin Nuh menyambut  hangat puluhan peserta Peace Heritage dari kota Depok.

Baca Juga: Puncak Mudik di Bekasi 18-20 April 2023, Urai Kepadatan Ini yang Disiapkan

Dirinya mengapresiasi dan bangga dengan kegiatan dari kalangan muda ini.

"Wilujeng sumping, kepada semua peserta walau di bulan puasa Ramadhan tetap memiliki semangat untuk merajut memperkuat Nasionalisme, melalui kegiatan Peace Heritage. Yang para ulama dan toko agama sudah mencontohkan sehingga berdirinya NKRI," kata Putra dari Mama Abdullah bin Nuh,  tokoh sepuh Nahdlatul Ulama Kota Bogor ini.

Baca Juga: DKM Alhmuhtadin Beji Santuni Ratusan Anak Yatim

Rois Syuriah PCNU Kota Bogor ini menjelaskan bahwa perbedaan adalah keniscayaan yang lahir dari sebuah ijtihad (usaha maksimal) yang tentunya berdasarkan keilmuan yang memumpuni.

"Saat ini, tidak cukup kita menjaganya, hendaknya kita mempelajari tujuan yang sebenarnya sehingga akan lahir rasa saling memahami satu sama lainnya," katanya.

Baca Juga: Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal pada Kamis 20 April 2023

Abah Toto sapaan akrabnya mengungkapkan Mama Abdullah bin Nuh pada masa hidupnya bergaul dengan banyak tokoh dan merasa dekat. Pasalnya,   wawasan pengetahuan dan cara bergaul dengan mengedepankan akhlak mulia dari Nabi Muhammad Saw. Sebagai uswah hasanah (tauladan).

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama di rumah makan Kedai Fatimah tidak jauh dari Yayasan Al-Ghazaly. Rangkaian kegiatan berjalan lancar dan seluruh peserta sangat antusias mengikuti acara. (jun)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X