Minggu, 19 April 2026

Menteri PKP Bersama Gubernur Jabar Resmikan Program Bedah Rumah di Jawa Barat

Hesti Haryanih, Radar Depok
- Jumat, 17 April 2026 | 14:19 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi meluncurkan Program Bedah Rumah (BSPS) di Jabar, Senin (13/4/2026). (pkp.go.id)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi meluncurkan Program Bedah Rumah (BSPS) di Jabar, Senin (13/4/2026). (pkp.go.id)

RADARDEPOK.COM - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi meluncurkan Program Bedah Rumah (BSPS) di Provinsi Jawa Barat sebagai upaya pemerintah dalam percepatan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH). 

Di wilayah Jawa Barat Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan sebanyak 40.000 unit rumah tidak layak huni akan direnovasi pada tahun ini. Sebelumnya kuota BSPS di Jawa Barat tahun lalu sebanyak 6.374 unit.

Peningkatan kuota tersebut menurutnya menyasar daerah dengan kebutuhan tinggi, termasuk Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Daftar Kru dan Penumpang Korban Helikopter PK CFX

"Khusus Kabupaten Bandung, tahun lalu hanya 35 unit, tahun ini kita tingkatkan menjadi 1.200 rumah. Ini bentuk keberpihakan kita agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Bupati Bandung Dadang Supriatna, Senin (13/4/2026).

Program tersebut menurut Maruarar menjadi instrumen utama pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, yakni dengan menggunakan produksi genteng lokal dari para pengusaha di Jawa Barat untuk 40.000 unit BSPS di Jabar.

Selanjutkan sebagai bagian dari upaya tranfaransi dan efisiensi anggaran, dilakukan simulasi Pemilihan Toko Terbuka (PTT) di Kecamatan Ketapang.

Baca Juga: Pembangunan Turap di RW7 Kelurahan Pasir Putih Depok Diharapkan Mampu Tangkal Banjir, Ternyata Butuh 200 Meter

Simulasi tersebut dilakukan dengan 10 unit rumah penerima bantuan dengan total anggaran Rp175 juta atau Rp17,5 juta per rumah untuk kebutuhan bahan bangunan.

Dari mekanisme tersebut, diperoleh efisiensi anggaran sebesar 6,83 persen atau senilai Rp. 11.950.000 yang dikembalikan lagi ke masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah terutama Kementerian PKP atas peluncuran program BSPS yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Menurut Dedi masih banyak rumah tidak layak huni di Jawa Barat, dan program tersebut sangat membantu masyarakat.

Baca Juga: DLH Tutup TPS Liar di Desa Dayeh Kecamatan Cileungsi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hesti Haryanih

Sumber: pkp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Daftar Kru dan Penumpang Korban Helikopter PK CFX

Jumat, 17 April 2026 | 13:08 WIB
X