Selasa, 30 Mei 2023

Teddy Minahasa Dituntut Hukuman Mati Dalam Kasus Narkoba

- Kamis, 30 Maret 2023 | 17:12 WIB
Teddy Minahasa dituntut hukuman mati karena diyakini terbukai edarkan barang bukti sabu saat jabat Kapolda Sumatera Barat. FOTO: IST
Teddy Minahasa dituntut hukuman mati karena diyakini terbukai edarkan barang bukti sabu saat jabat Kapolda Sumatera Barat. FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa menjalani sidang tuntutan atas kasus narkoba.

Pada sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai Teddy Minahasa bersalah dalam kasus tukar sabu barang bukti kasus narkoba dengan tawas.

"Menyatakan terdakwa Teddy Minahasa Putra bin Haji Abu Bakar telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana," ucap jaksa saat membacakan tuntutan di PN Jakarta Barat, Kamis (30/3).

Baca Juga: Hari Ini Teddy Minahasa Jalani Sidang Tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Teddy Minahasa Putra dengan pidana mati," terang Jaksa.

Jaksa menilai tidak ada beberapa pembenar dan pemaaf atas perbuatan Teddy. Jaksa meyakini Teddy bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Jaksa percaya jika Teddy adalah pencetus awal penggelapan barang bukti sabu untuk dijual.

Jaksa juga meyakini Teddy sebagai orang yang mengajak mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara untuk bekerja sama menukar sabu hingga menjualnya melalui Linda Pujiastuti.

Jaksa meyakini Dody telah menerima uang Rp300 juta dari Linda dari hasil penjualan 1 Kg sabu.

Jaksa meyakini uang Rp300 juta itu telah diterima oleh Teddy dalam mata uang asing.

Hal memberatkan Teddy ialah telah menikmati keuntungan dari hasil penjualan narkotika jenis sabu, memanfaatkan jabatannya sebagai Kapolda Sumbar dalam peredaran gelap narkoba hingga berbelit-belit dalam sidang.

Sementara itu, tak ada hal yang meringankan tuntutan Teddy.

Dalam kasus ini, Teddy Minahasa didakwa menawarkan, membeli, menjual, dan menjadi perantara narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu hasil barang sitaan seberat lebih dari 5 gram.

Perbuatan itu dilakukan Teddy bersama tiga orang lainnya.

"Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman, yang beratnya lebih dari 5 (lima) gram," tutur jaksa saat membacakan dakwaan di PN Jakbar, Kamis (2/2).

Halaman:

Editor: Mohammad Agung

Tags

Terkini

X