Minggu, 19 April 2026

Hasil Polling Metropolitan Grup : 82,47 Persen Minta Kepala BGN Dadan Diganti, Cuma 8 Persen yang Puas

- Kamis, 16 April 2026 | 23:45 WIB
Sampul utama halaman 1 Radar Depok edisi Jumat, 16 April 2026. (RADAR DEPOK)
Sampul utama halaman 1 Radar Depok edisi Jumat, 16 April 2026. (RADAR DEPOK)

- Radar Cianjur: 213 ribu

- Radar Sukabumi: 99,2 ribu

- Radar Karawang: 61 ribu

Baca Juga: 2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Ini Data dan Faktanya

Polling di media sosial juga sengaja dipilih agar bisa melantangkan pendapat publik yang selama ini tidak terakomodir atau dianggap sekedar curhat. Dulu, kata Azam, media sosial memang hanya dianggap sebagai platform untuk menyampaikan hal yang bersifat pribadi atau hal-hal sederhana lainnya.

Namun dalam perkembangannya, media sosial kini telah bertransformasi menjadi platform yang tidak hanya menjadi tempat curhat. Melainkan, telah menjadi platform yang cukup berpengaruh untuk menyampaikan pendapat, aspirasi, kritik dan gagasan, sosialisasi program dan lainnya, dengan cukup mudah dan tanpa ribet.

Bahkan sebuah opini publik bisa dibangun dan digaungkan dengang mudah serta cepat hanya melalui media sosial. "Suara-suara inilah yang ingin kami jaring dan akomodir untuk  kemudian disampaikan melalui produk jurnalistik," terang dia.

Baca Juga: Ikuti Retreat KPPD di Akmil Magelang, Ketua DPRD Kota Depok : Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan 

Ke depan, polling serupa akan terus dilakukan media di bawah naungan Metropolitan Grup secara rutin. "Kami gelar setiap pekan dengan mengangkat isu-isu yang sedang ramai dan hasilnya bisa dilihat langsung oleh publik," tegas Azam.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur, Dr Dedi Mulyadi
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur, Dr Dedi Mulyadi

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur, Dr Dedi Mulyadi menilai, poling yang dilakukan menjadi bagian dari kritik terhadap kebijakan yang ada, salah satunya terhadap BGN dan bukan mendekonstruksi BGN.

Poling melalui media sosial (medsos) seharusnya dapat memberi dampak, medsos salah satu wadah yang dianggap sebagai penyeimbang media mainstream. Selain itu, saat ini medsos dianggap lebih kena sasaran, bahkan semua tahapan masyarakat melakukan media sosial.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Pemkot Depok Buka Banyak Lowongan Kerja, Ini Syaratnya : Berikut Penjelasan Walikota Supian Suri 

"Medsos bisa dijadikan untuk memperbaiki kebijakan sebagai salah satu sarana untuk mencoba agregasi berbagai kepentingan masyarakat dengan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah," ujarnya.

Dasar dari pelaksanaan poling tersebut, lanjut pria yang pernah menjadi Wakil Dekan 1 FH UNSUR Cianjur periode 2008-2023 ini, berlandaskan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Metro Jaya Amankan Ganja 6,2 Kg di Depok

Kamis, 16 April 2026 | 07:00 WIB
X