RADARDEPOK.COM – Erupsi Gunung Ruang di Sitaro, Sulawesi Utara, tak kunjung mereda. Karena itu, evakuasi warga terus berlangsung. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengestimasikan jumlah pengungsi bisa mencapai 12 ribu jiwa.
”Proses evakuasi terus berlangsung dengan kerja sama semua pihak. Mulai BNPB, BPBD, TNI, Polri, hingga lainnya,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Berdasar rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), evakuasi harus dilakukan terhadap warga yang tinggal di radius 7 km dari puncak Gunung Ruang. Dalam radius tersebut terdapat dua pulau, yakni Pulau Ruang dan Pulau Tagulandang.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Batang, 14 Siswa Depok Luka dan Dua Sopir Meninggal
Pulau Ruang tercatat dihuni 834 warga. Mereka akan dievakuasi ke Manado. Sedangkan warga yang tinggal di Tagulandang akan diboyong ke Pulau Siau. Pulau itu berada di luar radius 7 km dari Gunung Ruang.
”Di dua pulau itu tidak boleh ada aktivitas apa pun dari masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar menghindari wilayah pesisir,” terangnya.
Muhari mengatakan, erupsi kali ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab, dalam erupsi kali ini terlihat banyak material vulkanis yang masuk ke laut. ”Kalau erupsi sebelumnya radiusnya hanya 6 kilometer, sekarang 7 kilometer,” paparnya.
Baca Juga: Menakar Adu Kuat Koalisi di Pilkada Depok
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menerangkan, ketinggian letusan abu vulkanis mencapai 5.724 mdpl yang berpotensi meningkat dengan tinggi kolom hingga 6 ribu mdpl.
”Teramati dari citra satelit, letusan abu vulkanis berdampak hingga Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan sebagian Kalimantan,” ujarnya.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Sulut Muhammad Candra menjelaskan, erupsi Gunung Ruang tidak hanya memuntahkan abu vulkanis, tapi juga gas oksida sulfur (SO2). ”Pada erupsi 30 April itu, abu vulkanis dan SO2,” jelasnya.
Baca Juga: Tabung Gas Meledak, Pemilik Toko di Gandul Depok Meninggal Dunia
SO2 tersebar ke arah barat dengan kepadatan mencapai 400–1.000 molekul per sentimeter persegi. Gas tersebut bisa menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Kantor SAR Manado kembali menyiagakan personel untuk membantu warga yang terdampak letusan Gunung Ruang. Kepala Kantor SAR Manado Monce Brury menyampaikan, pihaknya terus mengupayakan evakuasi warga dari Pulau Tagulandang.
”Kantor SAR Manado menyiagakan KN SAR Bima Sena untuk mengevakuasi masyarakat dibantu kapal TNI dan kapal feri Lohoraung,” ungkap dia kemarin.