RADARDEPOK.COM – Masyarakat Kota Depok mesti bangga apa yang sudah dicapai pemerintah kota (Pemkot) Depok. Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono menyampaikan sejumlah prestasi.
Hal itu diketahui saat Imam Budi Harotno membacakan Laporan Keteranganan Pertanggungjawaban Walikota Depok Tahun 2022, pada Masa Sidang Pertama Tahun 2023 di Ruang Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Depok.
Wakil Wakilkota Depok mengatakan, berkat sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD, pada tahun 2022 Kota Depok menujukan capaian positif yang cukup signifikan dalam berbagai bidang.
Baca Juga: Simak Giat ODOJ Kota Depok di Bulan Suci, Hari Ini Berbagi Takjil
"Persentasi penduduk miskin berkurang 0,05 persen dari 2,58 persen menjadi 2,53 persen. Penduduk miskin Kota Depok berada pada posisi terendah di Provinsi Jawa Barat dan nomor lima terendah seluruh Indonesia," kata Imam Budi Harotno, Jumat (31/3).
Selain itu, capaian tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan sebesar 1,94 poin dari tahun sebelumnya.
Menurutnya, hal ini menunjukan upaya Pemkot Depok dalam menurunkan angka pengangguran membuahkan hasil yang signifikan melalui program Wirausaha Baru maupun program-program urusan tenaga kerja lainnya.
Baca Juga: Ajaib Tanpa Rusak Pintu, Tiga Kontrakan di Pasir Putih Dibobol Garong Rp8 Juta Raib
"IPM atau Indeks Pembangunan Manusia Kota Depok terus meningkat. Dari 81,37 pada tahun 2021, naik jadi 81,86 pada tahun 2022 dan termasuk IPM tertinggi se-Jawa Barat," paparnya.
Selanjutnya, untuk pendapatan per kapita, pada tahun 2022 Kota Depok menargetkan Rp 24,82 juta dan terealisasi sebesar Rp 38,23 juta.
Kemudian, capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Depok juga meningkat sebesar 7,21 persen dari tahun 2021.
Baca Juga: UI Terima 2.049 Mahasiswa Baru Jalur SNBP, 410 Melalui Talentscouting
"Ini menggambarkan tingkat kemakmuran di Kota Depok mengalami peningkatan pada tahun 2022, jika dibandingkan tahun 2021," ungkap Imam.
Sedangkan untuk realisasi pendapatan daerah, pada tahun 2022 sebesar Rp 3,66 triliun atau teralisasi sebesar 101,69 persen dari target sebesar 3,59 triliun. Kemudian, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan target anggaran sebesar Rp 1,54 triliun pada tahun 2022, teralisasi Rp 1,64 triliun atau 106,43 persen.
"Capaian realisasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2022 memang belum sesuai rencana yang ditargetkan. Tetapi dapat kami sampaikaan secara umum capaian kinerja sudah cukup baik," tegas Imam.(***)