Minggu, 19 April 2026

Inovasi Layanan Terbaru di Puskesmas Leuwiliang : Berobat Lewat Si Preman, Pelayanan Cepat Tanpa Antre Panjang

Arnet Kelmanutu, Radar Depok
- Jumat, 20 Juni 2025 | 11:35 WIB
Seorang pasien menggunakan aplikasi Si Preman.  (Istimewa)
Seorang pasien menggunakan aplikasi Si Preman. (Istimewa)

RADARDEPOK.COM-Puskesmas Leuwiliang Kabupaten Bogor terus melakukan terobosan dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. Inovasi pelayanan terbaru yang diluncurkan adalah Si-PREMAN atau Sistem Pendaftaran Mandiri, yang memungkinkan pasien mendaftar secara cepat tanpa harus mengantre panjang.

Laporan : Achmad Kurniawan

Baca Juga: Jalur Optimalisasi Penerimaan PPPK Depok Segera Dibuka  

Derap langkah kaki masyarakat saat itu terdengar riuh. Semua ingin merasakan pelayanan di Puskesmas Leuwiliang yang telah menyediakan terobosan baru, yaitu ‘Si Preman’.

Mesih bewarna hijau yang bertengger di sana, silih berganti dipenuhi masyarakat yang hendak mengambil nomor antrian.

Baca Juga: SPMB Tahap 1 di SMKN 3 Depok Tembus 762 Siswa, Jalur KETM Paling Banyak Pendaftar

Tertin dan teratur para pasien maupun keluarganya menggunakan mesin tersebut. Sesekali petugas Puskesmas memberikan arahan diiringi senyum sapaan.

Kepala Puskesmas Leuwiliang, James GH Tambun mengatakan, lewat Si Preman pasien cukup memindai barcode yang terdapat di kartu JKN atau kartu berobat Puskesmas menggunakan alat pemindai yang telah tersedia di lokasi.

Baca Juga: Job Fair Kabogorfest 2025 Sediakan ‘Karpet Merah’ untuk Pencaker Penyandang Disabilitas

Setelah data terbaca, pasien langsung mendapatkan nomor antrean dan bisa menuju poli yang dituju tanpa melalui proses pendaftaran manual di loket.

“Inovasi ini kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, efisien, dan berbasis teknologi. Kami ingin menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman dan manusiawi,” ujarnya.

Baca Juga: Tanpa Bermewah-mewah! Water Party Lepas 227 Siswa SMPN 28 Depok

James GH Tambun menyebut sistem Si Preman telah disosialisasikan secara masif, baik melalui pertemuan langsung dengan warga maupun lewat media sosial resmi Puskesmas. Hal itu untuk memastikan semua pasien, termasuk lansia dan pasien baru, dapat memanfaatkan sistem ini.

"Kami juga menyiagakan petugas pendamping di lokasi," jelas James.

Baca Juga: DKP Bogor Minta Masyarakat Memperhatikan Keamanan Pangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua Komisi III DPRD Tinjau Banjir Cigudeg Bogor

Minggu, 19 April 2026 | 07:54 WIB

Pemkab Bogor dan BPS Validasi Peserta  PBI JK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55 WIB

Fix! Lokasi Pembangunan PSEL di Area TPA Galuga

Sabtu, 18 April 2026 | 07:15 WIB

Gubernur KDM Resmikan SMAN 3 Jonggol

Jumat, 17 April 2026 | 06:30 WIB
X