Minggu, 19 April 2026

Tahun Ini, Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Digelar 500 Kali

Fahmi Akbar, Radar Depok
- Selasa, 24 Juni 2025 | 08:15 WIB
Masyarakat menyerbu GPM di Kabogorfest 2025. (KABAR BOGOR)
Masyarakat menyerbu GPM di Kabogorfest 2025. (KABAR BOGOR)

RADARDEPOK.COM - Masyarakat mengapresiaasi program Gerakan Pangan Murah (GPM) Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor yang di gelaran Kabogorfest 2025. Apalagi, sepanjang tahun ini GPM siap  dilaksanakan lebih dari 500 kali.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Sutriana mengatakan, antusiasme masyarakat luar biasa. Pada hari pertama  semua barang habis hanya dalam waktu 1–2 jam.

Kemudian pada hari berikutnya juga begitu. "Kami bawa sekitar 5 ton komoditas dan langsung diserbu,” ujarnya kepada Kabar Bogor.

Baca Juga: Salam Pramuka, 468 Warga Binaan Ikut Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan di Lapas Cibinong 

GPM menawarkan berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, dan bawang dengan harga di bawah pasaran. Harga yang ramah di kantong menjadi daya tarik utama, terutama di tengah fluktuasi harga pangan belakangan ini.

Katanya, program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan digelar hampir 500 kali sepanjang tahun 2025. Program ini menjadi salah satu langkah konkret mendukung visi Bupati Bogor dalam memastikan pangan terjangkau untuk seluruh masyarakat.

“GPM ini merupakan kegiatan strategis yang mendukung langsung program Pak Bupati. Untuk tahun 2025, DKP Kabupaten Bogor akan melaksanakan GPM sebanyak 50 kali di tingkat kabupaten, dan 440 kali di tingkat kecamatan, jadi totalnya sekitar 490 kali. Itu belum termasuk yang didukung oleh anggaran pusat maupun provinsi. Jadi bisa lebih dari 500 pelaksanaan tahun ini,” ungkap Sutriana.

Baca Juga: Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang Disebut Masih Jauh  

GPM akan rutin dilaksanakan di seluruh 40 kecamatan, masing-masing sebulan sekali, menjadikan program ini sebagai tulang punggung pengendalian inflasi pangan di daerah.

Komoditas yang dijual mencakup bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga cabai dan bawang. 

“Melalui gerakan ini, kami tidak hanya membantu daya beli warga, tetapi juga memberi ruang bagi petani dan produsen lokal untuk langsung menjual produknya ke masyarakat,” jelas Sutrisna.

Baca Juga: Lagi, Rudy-Jaro Cuci Gudang Pejabat Kabupaten Bogor! Ini Nama-nama yang Dirotasi 

Ketua Tim Distribusi dan Harga Pangan DKP Kabupaten Bogor, Nina menyampaikan, Selama empat kali pelaksanaan di ajang tersebut, DKP total telah menyalurkan 20 ton bahan pangan pokok, masing-masing 5 ton setiap pelaksanaan.

“Di KaBogorFest ini total kita sediakan 20 ton komoditas pangan. Tiap hari pelaksanaan, kita distribusikan 5 ton, terdiri dari beras, gula, minyak goreng, telur, aneka sayuran, hingga daging ayam,” jelas Nina.***

Jurnalis : Achmad Kurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua Komisi III DPRD Tinjau Banjir Cigudeg Bogor

Minggu, 19 April 2026 | 07:54 WIB

Pemkab Bogor dan BPS Validasi Peserta  PBI JK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55 WIB

Fix! Lokasi Pembangunan PSEL di Area TPA Galuga

Sabtu, 18 April 2026 | 07:15 WIB

Gubernur KDM Resmikan SMAN 3 Jonggol

Jumat, 17 April 2026 | 06:30 WIB
X