Minggu, 19 April 2026

Rumah Pinggir Ciliwung di Depok Waspada Banjir, Berpotensi Hujan hingga Februari

Aldy Rama, Radar Depok
- Jumat, 31 Januari 2025 | 07:15 WIB
 SIAGA : Sungai Ciliwung di Kota Depok dengan status waspada atau siaga 3. (RADAR DEPOK)
SIAGA : Sungai Ciliwung di Kota Depok dengan status waspada atau siaga 3. (RADAR DEPOK)

Ini disebabkan kondisi drainase di Jabodetabek sudah deteriorated atau mulai memburuk, bahkan tidak sesuai dengan tekanan populasi sekarang.

“Sebenarnya tidak mencukupi untuk kapasitas populasi penduduk Jabodetabek. Tapi saat ini masih tetap bisa optimal dalam mempercepat turunnya genangan, jika drainasenya optimal tidak ada sampah,” terang Abdul Muhari.

Kendati demikian, sambungnya, BNPB tidak menyarankan pemerintah setempat untuk melakukan perbaikan drainase saat musim hujan. Namun yang harus dilakukan adalah, memastikan drainase bebas dari sampah.

Baca Juga: Gara-gara Ini Bocah 11 Tahun ATA Tenggelam di Situ Pulo Asih Depok 

“Karena kalau drainase bebas dari sampah, mau hujan intensitas tinggi sekalipun genangannya itu tidak akan membutuhkan waktu lama untuk surut,” jelas Abdul Muhari.

Selain banjir, lanjutnya, bencana angin kencang di Jabodetabek juga wajib diwaspadai. Karena angin kencang berpotensi menumbangkan pohon, yang dapat membahayakan pengendara dan masyarakat lain. Instansi terkait harus memetakan pohon-pohon yang sudah tua dan rawan tumbang.

Meski Jakarta bukan daerah pegunungan seperti Kabupaten Bogor, Abdul Muhari mengatakan, bencana longsor juga bisa terjadi di Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Baca Juga: Bikin Haru, Satu Warga Binaan Rutan Depok Bebas Bersyarat di Momen Isra Miraj

Struktur-struktur fairway, jembatan overpass seperti di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan dan pemukiman-pemukiman di daerah aliran sungai (DAS), kerap longsor.

“Jika hujan deras turun lebih dari dua jam, BNPB akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengecek kondisi sungai, tanggul, pintu dan lain sebagainya. Jika terindikasi air sungai naik dengan cepat atau tiba-tiba debit air keruh dan terjadi peningkatan arus, maka warga sekitar akan dievakuasi,” tandas Abdul Muhari.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X