“Target kami saat ini adalah kendaraan bus pariwisata dari berbagai sekolah yang akan berpergian. Tujuannya adalah memastikan bahwa bus dalam kondisi prima dan siap digunakan,” kata Kompol Multazam Lisendra.
Dalam hal ini, kata Kompol Multazam Lisendra, Polres Metro Depok bekerjasama Dishub Kota Depok dalam operasi itu, dengan melakukan pemeriksaan kondisi rem dan ban.
“Kemudian lampu dan sebagainya untuk dipastikan semuanya berfungsi dengan normal dan juga mengecek Identitas dokumen kelayakan pengemudi dan bus,” ujar dia.
Kompol Multazam Lisendra mengimbau, seluruh pengusaha bus untuk selalu memperhatikan kondisi kelayakan armadanya sesuai dengan peraturan lalu lintas.
Salah satunya tidak boleh menggunakan klakson yang tidak sesuai pabrikan atau yang dikenal dengan "telolet".
“Setelah kami lakukan pengecekan segala kelayakan, dinyatakan bus tersebut telah layak jalan, pastinya kami langsung berikan izin,” ucap dia.
Selain itu, ujar Kompol Multazam Lisendra, para pengemudi bus juga harus tetap patuhi tata tertib lalulintas dan berhati-hati saat berkemudi. “Apalabila ngantuk dan ada trouble segera menepi sehingga dapat segera di atasi,” tutur dia.
Baca Juga: UMKM Ramaikan Lebaran Depok 2024 di Cilodong, Begini Kata Ketua Pelaksana
Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Depok, Hindra Gunawan menjelaskan, Dishub kebanjiran permintaan ramp check dari sekolah yang ingin melaksanakan study tour.
“Keberangkatanya hanya berselang beberapa hari, jadi kami harus ekstra lebih keras dalam melakukan kegiatan ini,” ucap dia.
Menurut dia, beberapa sekolah tersebut seperti SMKN 3 Depok, SMK Karya Muda dan SMK YAPPA dan beberapa sekolah lainnya menghubungi Dishub Kota Depok.
“Kami melakukan pemeriksaan kelayakan atau kelengkapan peralatan bus dan administrasi yang dimiliki,” kata Hindra Gunawan.
Baca Juga: 25 Kepala Daerah Apeksi Komwil III Dikenalkan Budaya Asli Kota Depok, Begini Penjelasan Walikota
Hindra Gunawan mengatakan, dari beberapa sekolah yang sudah dilakukan pemeriksaaan kelayakan bus. Terdapat, satu sekolah yang diminta mengganti armada bus, dikarenakan ketidak layakan administrasi.
Artikel Terkait
Imbas Tragedi SMK Lingga Kencana, Pemkot Depok Bentuk SOP Study Tour : Tujuh Pasien di RS Brimob Boleh Pulang
Alhamdulillah, 12.913 UMKM di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Halal
Nasdem Depok Diterpa Prahara: Caleg Merasa Kena Tipu Oknum LO, Ketua Sebut Silahkan Lapor ke Polisi
Gelombang Pertama, Wakil Walikota Imam Budi Hartono Melepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji Depok
Penilaian Lahan UIII di Depok Kembali Digelar, Kali ini Menyasar 236 Bidang
Jemaah Calon Haji Depok Dipastikan Sehat Walafiat, Satu Kloter Dijaga Tiga Tenaga Kesehatan
Mundur Wir! 100 Relawan dan Komunitas di KBBI Atur Strategi Menangkan Imam Budi Hartono di Pilkada Depok Nih