Minggu, 19 April 2026

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Minta PUPR Perhatikan Irigas Cikompeni

Iqbal Muhammad, Radar Depok
- Rabu, 8 Maret 2023 | 19:23 WIB
Anggota omisi III DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni edang meninjau irigasi Cikompeni di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor
Anggota omisi III DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni edang meninjau irigasi Cikompeni di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor

RADARDEPOK.COM-Irigasi Cikompeni di Kecamatan Tanjungsari dinilai sangat vital, pasalnya irigasi yang dibangun pada masa penjajahan Belanda mengairi 7900 hektar. Untuk itu, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni memberikan perhatian lebih terhadap irigasi tersebut.

Dalam kunjungan kerjanya ke irigasi Cikompeni, Achmad Fatgoni meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor melakukan normalisasi Irigasi Cikompeni secara rutin karena mengairi persawahan di lima desa di Kecamatan Tanjungsari.

"Saluran irigasi ini sangat vital, karena melayani 7900 hektar lahan pertanian yang tersebar di lima desa, Kecamatan Tanjungsari," kata Fathoni, Rabu (8/3/2023)

 Baca Juga: Dipecat Menkeu, Rafael Alun Trisambodo Tidak akan Dapat Uang Pensiun

Fathoni menjelaskan, lima desa yang bergantung pada irigasi Cikompeni adalah Desa Sirnasari, Sirnarasa, Tanjungsari, Tanjungrasa dan Pasir Tanjung.

"Jadi, peranan drainase ini begitu penting dalam kehidupan para petani di Tanjungsari. Karena itu, sudah semestinya Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor memeliharanya dan menjaga kinerja pelayanan irigasinya agar optimal," papar Fathoni.

Politisi PKS ini menegaskan, semua stake holder yang terkait dengan irigasi Cikompeni harus memberikan perhatian lebih. Mulai dari Dinas PUPR, pemdes dan Camat.

"Semua pihak yang berkaitan harus memberikan perhatian maksimal, karena menyangkut kehidupan petani di lima desa," tegasnya.

Baca Juga: Sekelompok Pemuda Bermotor Bawa Sajam Serang Warga di Bekasi Utara Terekam CCTV

Fathoni mengaku, pernah mengadvokasi keluhan petani terhadap aktivitas pengolahan batu PT Bogor Mineral, saat pertama kali menjadi anggota DPRD kabupaten Bogor tahun 2019.

"Limbah abu batunya sudah mengganggu debit air saluran bahkan masuk ke persawahan," ujarnya.

Tidak hanya itu, pengambilan air di pintu air saluran juga mengganggu. Belum lagi longsoran batuan dan tanahnya sering menutup badan saluran.

"Advokasi ini masih terus berlangsung sampai sekarang. Tahun ini dilakukan normalisasi saluran sebagai hasil kesepakatan PT BM dengan petani untuk kompensasi dan tanggung jawab perusahaan," ucapnya.

Baca Juga: Sidang Isbat Awal Ramadan 22 Maret, Kemenag: Digelar Secara Hybrid

Pekan lalu, Fathoni datang ke lokasi drainase Cikompeni ini untuk melihat pembangunan tebing beton.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Daftar Kru dan Penumpang Korban Helikopter PK CFX

Jumat, 17 April 2026 | 13:08 WIB
X