RADARDEPOK.COM, MEKAH – Hingga saat ini Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M masih terus melakukan pencarian terhadap 2 orang jemaah haji Indonesia yang hilang.
Diketahui, baru satu jemaah yang ditemukan. Yaitu Niron bin Sunar, sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan 2 jemaah yang masih dalam pencarian yaitu Idun Rohim Zen (87) dari Embarkasi Palembang Kloter 20 (PLM 20), dan Suharja Wardi Ardi (69) dari Embarkasi Kertajati Kloter 10 (KJT 10).
Baca Juga: Tiga Jemaah Haji Belum Kembali Setelah Menjalani Puncak Ibadah di Armuzna
Terkait hal ini, Kabid Perlindungan KJemaah PPIH Arab Saudi, Harus Al-Rasyid menyebutkan, pihaknya akan memperluas area pencarian untuk menemukan 2 jemaah haji Indonesia yang hilang ketika puncak haji.
"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepoilisian dan maktab. Kita lanjutkan pencarian agar lebih detail lagi," ungkap Harun Al-Rasyid seperti dikutip dari jawapos.com, Kamis (13/7).
"Rumah Sakit yang telah kita kinjungi akan kembali kita kunjungi. Mudah-mudahan ada nama dua jamaah yang masih kita cari," tambah Harun.
Baca Juga: Jalankan Ibadah Arbain, Jemaah Haji Gelombang II Diberangkatkan dari Mekah ke Madinah
Selain itu lanjut Harun, tim pencarian jenazah akan terus bekerja. Lokasi pencarian juga akan dikembangkan, dengan cara diperluas sampai ke Jeddah.
"Insya Allah akan kita lakukan lagi, tidak menutup kemungkinan area yang ada di Thaif pun akan kita telusuri, atau cari," terangnya.
Harun mengapresiasi pihak Arab Saudi, termasuk maktab dan kepolisian, yang sangat kooperatif membantu tim dalam melakukan pencarian.
Baca Juga: 374 Jemaah Haji Selamat Sampai Depok
Mereka akan langsung memberikan informasi bila menemui titik terang.
Disinggung terkait batas waktu pemakaman jenazah yang belum diketahui identitasnya, Harun mengatakan bahwa proses pemakaman jenazah akan dilakukan jika sudah diketahui penanggung jawabnya.
Jika belum, maka tidak mudah untuk memproses pemakamannya. ***