“Dapur umum dan kebutuhan lainnya terus dipenuhi untuk pengungsi. Kami juga sedang fokus pada penyediaan bahan pokok dan pelayanan darurat,” ujar Ade.
Mengenai infrastruktur, beberapa jalan utama seperti yang menghubungkan Kecamatan Ciemas, Sagaranten, dan Jampangtengah, terputus akibat longsor.
Baca Juga: La Nina Ancam Nataru hingga Maret 2025, Depok Berstatus Waspada
“Jalan-jalan tersebut sudah berusaha dibuka, namun curah hujan yang tinggi menyebabkan jalan kembali tertutup. Kami harap jalan alternatif bisa segera diperbaiki,” paparnya.
Masalah lain yang juga menjadi perhatian adalah pemadaman listrik di beberapa daerah, seperti di Kecamatan Ciemas.
“Memang benar, beberapa titik di Ciemas masih mengalami pemadaman listrik. PLN telah memberikan penjelasan bahwa pemadaman ini terkait dengan keselamatan. Kami berharap listrik bisa segera kembali menyala,” ungkapnya.
Untuk pasokan BBM, meski ada kekurangan di beberapa daerah, distribusi dilakukan dengan menggunakan tangki kecil mengingat kondisi jalan yang terputus. “Kendala utama adalah jalur yang tidak bisa dilalui kendaraan besar, sehingga BBM didistribusikan dengan tangki kecil,” ujar Ade.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan bencana berjalan maksimal. “Nah, yang pertama itu kebutuhan warga yang terdampak atau para pengungsi bisa segera terpenuhi,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni Gugat Putusan DKPP, Pengamat Politik Endus Kejanggalan
Bencana Sukabumi Terkini! 3 Warga Meninggal, 4 Hilang : Listrik Padam, Air Bersih Sulit
Bencana Sukabumi Terkini : 14 Titik Jalan Provinsi Terputus, Perbaikan Dikebut 1,5 Bulan, Sementara Bantuan Lewat Laut
Giliran Cianjur Porak Poranda Akibat Bencana : Tiga Korban Diduga Meninggal, 15 Kecamatan Terdampak
Warga Cianjur Terisolasi dan Butuh Bantuan
Golkar Belum Terbitkan SK Anggota Kehormatan Jokowi, Pengamat: Rumah Politik Presiden Ke-7 RI Mungkin Tinggal PSI
Harun Masiku Masih Raib, KPK Dituding Tebar Gimmick