utama

Bencana Sukabumi Terkini : 14 Titik Jalan Provinsi Terputus, Perbaikan Dikebut 1,5 Bulan, Sementara Bantuan Lewat Laut

Jumat, 6 Desember 2024 | 07:05 WIB
SUKABUMIBERDUKA : Terlihat seorang warga saat melihat lingkungannya yang luluk lantah akibat bencana alam yang terjadi di Sukabumi. (DOKUMEN RADAR SUKABUMI)

RADARDEPOK.COM-Bencana alam yang terjadi Kabupaten Sukabumi memang menyita berbagai perhatiaan masyarakat. Berbagai bantuan kemanusiaan mulai berdatangan, termasuk langkah cepat Pemerintah Jawa Barat yang melakukan beberapa langkah untuk melakukan penanganan.

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, bersama Kapolda Jawa Barat, Danrem, dan BNPB langsung meninjau lokasi bencana pergerakan tanah yang melanda Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Pada Kamis (05/12).

Baca Juga: BMPS Bersama Disdik dan FDMP Unpak Gelar Diklat untuk Guru Swasta

Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi di lokasi, Bey Machmudin tiba di lokasi bencana sekitar pukul 08.55 WIB. Setelah meninjau rumah-rumah warga yang terdampak retakan tanah, ia bersama rombongan, yang didampingi oleh Bupati Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, dan Kapolres Sukabumi, melanjutkan kunjungan ke posko bencana, dapur umum, gudang logistik, dan berbincang dengan penyintas bencana di tenda darurat yang terletak di halaman kantor Desa Sukamaju.

“Kami baru saja meninjau Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar. Fokus utama kami saat ini adalah evakuasi warga dan penanganan transportasi yang terputus akibat longsor,” kata Bey Machmudin kepada Radar Sukabumi pada Kamis (5/12/2024).

Menurutnya, ada beberapa jalan dan jembatan yang hancur, dan perbaikan ditargetkan memerlukan waktu sekitar satu setengah bulan. Di lokasi bencana, ada enam titik jalan milik pemerintah Provinsi Jawa Barat yang putus.

Baca Juga: Tampilannya Menggoda Sekali, Ternyata Kue Ini Terbuat dari Tepung Beras Loh, Cobain Nih Resep Kue Putu Gula Aren yang Enak dan Gurih

Bey juga menyampaikan, bahwa untuk daerah yang terisolasi, distribusi logistik bisa dilakukan menggunakan kapal jika jalur darat terputus. “Posko utama kami berada di Palabuhanratu, sebagai pusat koordinasi bantuan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan dapat terdistribusi dengan baik, sebagaimana yang disampaikan oleh Deputi BNPB,” ujar Bey.

Selanjutnya, Pj Gubernur Jawa Barat, menekankan pentingnya keselamatan warga. Untuk itu, ia meminta PVMBG untuk menganalisis apakah lokasi ini masih layak dihuni. Jika tidak, ia akan mempertimbangkan opsi relokasi. “Bantuan untuk rumah yang rusak berat sebesar Rp60 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak ringan Rp15 juta, dengan syarat melalui assessment lebih lanjut,” tandasnya.

Meskipun puncak musim hujan telah diprediksi, Bey mengungkapkan bahwa intensitas hujan kali ini lebih tinggi dari yang biasanya terjadi. “Puncaknya diperkirakan akan terjadi pada Januari 2025, jadi kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap curah hujan yang tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: Bumbunya Cuman Diiris Tapi Bisa Membuat Olahan Ayam yang Rasanya Kaya di Restoran!

Terkait jumlah korban, Bey mengakui ada keterlambatan dalam pengumpulan data akibat terputusnya jaringan komunikasi dan listrik. “Sekitar 150.000 pelanggan terdampak pemadaman listrik, dengan 60.000 di antaranya sudah teraliri kembali,” timpalnya.

“Data korban juga mengalami keterlambatan, namun kami terus memutakhirkan informasi melalui posko utama di Palabuhanratu. Hingga kini, kami mencatat tiga korban meninggal dunia akibat longsor, dan empat orang lainnya masih dalam pencarian,” bebernya.

Terkait pemulihan pasokan listrik, Bey melaporkan bahwa tim PLN yang terdiri dari 300 orang bekerja 24 jam untuk memperbaiki kerusakan, meskipun keselamatan petugas tetap menjadi prioritas utama. “Jika cuaca mendukung, mereka akan terus bekerja, namun jika hujan, mereka akan berhenti demi keselamatan,” tambahnya.

Baca Juga: Pemandangan Pegunungan dan Dekat dengan Perkebunan Teh, Membuat Villa Puncak Ini Bakalan Cocok Dijadikan Destinasi Liburan Akhir Tahun!

Halaman:

Tags

Terkini

Polda Metro Jaya Amankan Ganja 6,2 Kg di Depok

Kamis, 16 April 2026 | 07:00 WIB