Rival Biden dalam pilpres AS, Donald Trump dan cawapres JD Vance mengejek keputusan Biden. ’’Joe Biden tidak layak untuk mencalonkan diri menjadi presiden, dan tentu tidak layak untuk menjabat – dan memang tidak pernah layak! Siapa pun yang diajukan oleh sayap kiri sekarang akan sama saja,’’ ujar Trump melalui platform Truth Social.
Tim kampanye mereka juga menambahkan cemoohan lainnya usai Biden menjagokan Harris. Mereka menyebut Harris justru akan lebih buruk daripada Biden.
Vance juga tak ingin ketinggalan mengejek lawannya. ’’Joe Biden adalah Presiden terburuk semasa hidup saya dan Kamala Harris selama ini mendampinginya dalam setiap langkahnya,’’ tulis senator Partai Republik itu di X.
Selain Harris, Gretchen Whitmer disebut sebagai kandidat kedua. Perempuan 52 tahun itu adalah Gubernur Michigan untuk masa jabatan kedua. Michigan adalah negara bagian penting yang dimenangkan Trump pada 2016. Namun pada 2020 dimenangkan oleh Biden.
Baca Juga: Rajai Tiga Lembaga Survei, Imam Budi Hartono: Terima Kasih Masyarakat Depok!
Sebelum itu, Whitmer adalah anggota DPR dan Senat negara bagian. Ia menjadi ketua fraksi Demokrat yang minoritas di Senat Michigan selama empat tahun.
Whitmer juga merupakan wakil ketua Komite Nasional Partai Demokrat dan telah mengesahkan prioritas progresif di Michigan, termasuk melindungi akses aborsi dan langkah-langkah keamanan untuk membeli senjata api. Ia menang mulus dalam pemilihan gubernur Michigan pada 2018 dan 2022.
Selain itu, ada juga nama Gubernur California Gavin Newsom, Menteri Perhubungan Pete Buttigieg, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro, hingga Gubernur Illinois JB Pritzker.
Keputusan Biden yang tak terduga ini pun cukup membuat banyak pihak kaget dan bertanya-tanya apa alasan sebenarnya dari mundurnya wakil Demokrat itu dari bursa pencalonan Presiden.
Pengamat Hubungan Internasional Teuku Rezasyah memahami jika banyak pihak yang shocked atas keputusan tersebut. Bahkan mulai berspekulasi soal alasan mundurnya Biden.
Alasan Biden soal kesehatan dinilainya masuk akal. Mengingat, usianya yang kini sudah menginjak 81 tahun. Apalagi, dia pun berdalih jika dirinya harus terus menerus berdebat dengan dokter soal kesehatannya ini.
”Umur memang gak bisa dilawan ya. Dia pun kalau lanjut, berarti harus debat dengan Trump di lintas negara bagian dan itu tidak menyehatkan. Daripada dia bermasalah kesehatannya ya,” ungkapnya.
Meski begitu, Reza pun tak memungkiri bila ada kemungkinan Biden mundur lantaran sadar diri atas kepopuleran Trump saat ini. Terlebih, pasca insiden penembakan yang terjadi beberapa minggu lalu. Simpati langsung mengalir deras untuk calon presiden dari Partai Republik tersebut.
Baca Juga: Rayakan Hari Jadi! Radar Depok Gelar Fun Walk, Daftar Gratis Hadiah Melimpah
Artikel Terkait
Januari hingga Juni 2024 : 698 WNI Korban Kasus Perdagangan Orang, Ini Rincian Daerahnya
Imam Budi Hartono Langsung Bantu Warga Rumah Rubuh, Pemilik Rumah: Alhamdulillah
Kejadian Cuci Rapor di Kota Depok Bisa Dipidanakan, Begini Penjelasan Pengamat
Gubernur Jawa Barat Laporkan SMP Negeri 19 Depok ke Kemendikburistek, Komisi D DPRD Depok Segera Lakukan Pembahasan
Mulai Tahun Ajaran Baru, Imam Budi Hartono Hadiahi MIN 1 Depok Smart Board
Dugaan Rumah Dosen di Kota Depok Jadi Kantor Rahim
Imam Budi Hartono Fokus Bugarkan Masyarakat, Begini Penjelasannya