Minggu, 19 April 2026

Joe Biden Mundur, Kamala Harris jadi Kandidat Kuat Lawan Donald Trump

Fahmi Akbar, Radar Depok
- Selasa, 23 Juli 2024 | 08:45 WIB
Kamala Harris dan Joe Biden (Instagram @kamalaharris)
Kamala Harris dan Joe Biden (Instagram @kamalaharris)

Rival Biden dalam pilpres AS, Donald Trump dan cawapres JD Vance mengejek keputusan Biden. ’’Joe Biden tidak layak untuk mencalonkan diri menjadi presiden, dan tentu tidak layak untuk menjabat – dan memang tidak pernah layak! Siapa pun yang diajukan oleh sayap kiri sekarang akan sama saja,’’ ujar Trump melalui platform Truth Social.

Tim kampanye mereka juga menambahkan cemoohan lainnya usai Biden menjagokan Harris. Mereka menyebut Harris justru akan lebih buruk daripada Biden.

Vance juga tak ingin ketinggalan mengejek lawannya. ’’Joe Biden adalah Presiden terburuk semasa hidup saya dan Kamala Harris selama ini mendampinginya dalam setiap langkahnya,’’ tulis senator Partai Republik itu di X.

Selain Harris, Gretchen Whitmer disebut sebagai kandidat kedua. Perempuan 52 tahun itu adalah Gubernur Michigan untuk masa jabatan kedua. Michigan adalah negara bagian penting yang dimenangkan Trump pada 2016. Namun pada 2020 dimenangkan oleh Biden.

Baca Juga: Rajai Tiga Lembaga Survei, Imam Budi Hartono: Terima Kasih Masyarakat Depok!

Sebelum itu, Whitmer adalah anggota DPR dan Senat negara bagian. Ia menjadi ketua fraksi Demokrat yang minoritas di Senat Michigan selama empat tahun.

Whitmer juga merupakan wakil ketua Komite Nasional Partai Demokrat dan telah mengesahkan prioritas progresif di Michigan, termasuk melindungi akses aborsi dan langkah-langkah keamanan untuk membeli senjata api. Ia menang mulus dalam pemilihan gubernur Michigan pada 2018 dan 2022.

Selain itu, ada juga nama Gubernur California Gavin Newsom, Menteri Perhubungan Pete Buttigieg, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro, hingga Gubernur Illinois JB Pritzker.

Keputusan Biden yang tak terduga ini pun cukup membuat banyak pihak kaget dan bertanya-tanya apa alasan sebenarnya dari mundurnya wakil Demokrat itu dari bursa pencalonan Presiden.

Baca Juga: Unggul Mutlak! Survei KedaiKOPI: Imam Budi Hartono-Ririn Farabi Arafiq Raih 66,9 Persen di Pilkada Depok

Pengamat Hubungan Internasional Teuku Rezasyah memahami jika banyak pihak yang shocked atas keputusan tersebut. Bahkan mulai berspekulasi soal alasan mundurnya Biden.

Alasan Biden soal kesehatan dinilainya masuk akal. Mengingat, usianya yang kini sudah menginjak 81 tahun. Apalagi, dia pun berdalih jika dirinya harus terus menerus berdebat dengan dokter soal kesehatannya ini.

”Umur memang gak bisa dilawan ya. Dia pun kalau lanjut, berarti harus debat dengan Trump di lintas negara bagian dan itu tidak menyehatkan. Daripada dia bermasalah kesehatannya ya,” ungkapnya.

Meski begitu, Reza pun tak memungkiri bila ada kemungkinan Biden mundur lantaran sadar diri atas kepopuleran Trump saat ini. Terlebih, pasca insiden penembakan yang terjadi beberapa minggu lalu. Simpati langsung mengalir deras untuk calon presiden dari Partai Republik tersebut.

Baca Juga: Rayakan Hari Jadi! Radar Depok Gelar Fun Walk, Daftar Gratis Hadiah Melimpah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fahmi Akbar

Sumber: Jawa Pos

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Metro Jaya Amankan Ganja 6,2 Kg di Depok

Kamis, 16 April 2026 | 07:00 WIB
X