"Jokowi juga sudah menyatakan bahwa porsi media sosial atau politik itu dalam situasi yang kebablasan sehingga jangan sampai terlalu berlebihan," tambah Efriza.
Baca Juga: Gaji ASN Naik, Pemkot Depok Tunggu Arahan Pusat : Ini Penjelasan Imam Budi Hartono
Hal tersebut, lanjut Efriza, merupakan hal yang baik dari seorang presiden untuk mengingatkan kembali nilai-nilai dari Pancasila yang ada pada ideologi republik ini.
"Sekaligus menunjukkan dia tidak lagi ingin cawe cawe," terang Efriza.***
Jurnalis : Tracy Bacas
Artikel Terkait
5 Wisata Pantai Terbaik di Indonesia yang Mendunia, gak Kalah Keren dari Bali dan Hawaii
BSI dan Relawan Bakti BUMN Dorong Kualitas Pendidikan hingga Ekonomi Masyarakat Aceh
ISOPLUS RSUI RUN 2023 Wadahi Pecinta Lari Seluruh Indonesia, Simak Tanggal dan Pendaftarannya
Tingkah Kocak Menteri BUMN dan Basuki Hadimuljono Viral, Erick Thohir: Saya Terkaget-kaget
Sepak Terjang Pahlawan Indonesia Asal Sawangan, Nipan Syahrul : Bagian 2
Biarkan Kekosongan di 514 Kota dan Kabupaten, Bawaslu RI Dianugerahi Piagam Museum Ajaib Rekor Indonesia
Ketua DPP KBMTR, Markus Refwalu : Terima Kasih Presiden Jokowi Sudah Kenakan Baju Adat Tanimbar