Sedangkan, kata Muhari, hujan dengan intensitas sedang mencapai 50 milimeter di wilayah perairan mampu didistribusikan sebelum masuk ke arah daratan Jawa Barat bagian selatan (Sukabumi).
Menurut Muhari, OMC merupakan salah satu upaya mengurangi curah hujan yang berpotensi turun di wilayah Jabodetabek, sehingga meminimalkan resiko banjir susulan, serta mempercepat proses tanggap transisi darurat di Jabodetabek.
Baca Juga: Dishub Depok Bakal Kembangkan Sejumlah Terminal, Ini Konsepnya
"Upaya ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat dalam untuk mitigasi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah," ungkap Muhari.
Di lain sisi, Kepala Daerah di Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Bekasi telah bersepakat untuk mengalokasikan dana ratusan miliar demi memuluskan penanganan banjir yang terjadi belakangan ini.
Kesepakatan itu merupakan arahan langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pertemuan khusus bersama sejumlah kepala daerah tersebut seperti Bupati Bogor Rudy Susmanto, Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, serta Walikota Depok Supian Suri di Bekasi pada Jumat (7/3).
Baca Juga: Baznas Kota Depok Alokasikan Dana Rp1 Miliar untuk UMKM
Dedi Mulyadi menegaskan, koordinasi ini bukan sekadar rapat biasa, melainkan aksi nyata untuk menangani banjir yang kerap terjadi di Bogor, Bekasi, dan Depok.
"Ini kita sudah ketemu nih, koordinasi. Jadi kita kerja ini harus ada tindakan nyata, bukan hanya sekadar rapat," tegas Dedi Mulyadi.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi mengungkapkan, salah satu biang kerok banjir di kawasan Bekasi, Bogor, dan Depok yakni Sungai Bekasi, Sungai Cikeas, dan Sungai Cileungsi.
Tak ketinggalan, Walikota Depok Supian Suri menegaskan, pihaknya siap mendukung penuh upaya ini, termasuk perbaikan bendungan Kali Angke untuk mengurangi resiko banjir di perumahan BSI.
"Siap pa Gubernur. Warga depok alhamdulillah dukungan pa gubernur bendungan untuk Kali Angke akan segera diperbaiki sehingga mengurangi banjir di perumahan BSI," kata Supian Suri.
Walikota Bekasi, Tri Adhianto menyebutkan, perluasan aliran sungai menjadi langkah utama untuk menampung lebih banyak debit air. Selain itu, pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk proyek ini.
Baca Juga: Pelaku Tawuran di Depok Bakal Ditahan Selama Ramadan, Bebas Setelah Lebaran Lewat 1 Pekan!
Artikel Terkait
Berikut Lokasi Penukaran Uang Baru di Depok Jelang Lebaran 2025, Cek Cara dan Syaratnya!
Ketua DPRD Depok Dukung Penuh Program Pemkot, Salah Satunya Bangun Rumah Sakit Ginjal
Siswa Depok Sekolah Lebih Pagi, SMA Masuk Pukul 06:30 Sementara SD-SMP 07:00 WIB
SPBU Swasta di Depok Naik Daun, Kok Bisa?
Sepanjang Ramadan, Satpol PP Depok Awasi Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis
Gerebek Home Industry Sinte: Polisi Tangkap Peracik dan Penjual di Depok
Kanwil DJP Jawa Barat III dan IPB University Perkuat Kerja Sama Perpajakan