Dengan hasil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sebagai sosok yang paling kuat menjadi cawapres dengan angka 19,5 persen.
Baca Juga: Pabrik Ekstasi Jaringan Internasional di Tangerang Digerebek Polisi, 4 Tersangka Diamankan
Kemudian, posisi kedua ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno, dengan angka 14,4 persen, dan disusul Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan angka 11,6 persen.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyebut nama-nama cawapres yang muncul tak jauh berbeda dengan hasil survei pada awal April lalu. Ridwan Kamil ada pada posisi teratas.
"Simulasi 17 nama semi terbuka, temuan tidak berbeda jauh dengan dirilis LSI awal April lalu, elektabilitas wakil presiden paling tinggi masih dipegang oleh Ridwan Kamil 19,5%, disusul Sandiaga Uno 14,4%, lalu AHY 11,6%, Erick Thohir 10,5 dan Khofifah 6,8% di posisi ke 5," jelasnya.
Baca Juga: Ketum PAN Zulkifli Hasan Kunjungi PDIP, Hasto: Sudah Akrab Sejak Lama
Pada posisi 6 besar, ada nama putra presiden Joko Widodo yang juga sebagai Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. Sementara itu, ada juga nama Menko Polhukam Mahfud Md.
"Ada nama Pak Mahfud di situ juga cukup tinggi 4,5% lalu nama-nama lainnya termasuk beberapa nama ketua partai," tutur dia.
Kemudian lembaga survei Poltracking. Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda AR mengatakan, dalam simulasi 20 nama, Erick Thohir ke luar sebagai yang tertinggi dengan 16,3 persen. Disusul Sandiaga Uno 14,8 persen, Ridwan kamil 12,2, dan AHY 7,2 persen.
Baca Juga: Siap-siap Gaji PNS Naik di 2024, Ini Besarannya Berdasarkan Golongan dan Masa kerja
Ada pula nama-nama lain, seperti Mahfud MD dengan 6,5 persen dan Khofifah Indar Parawansa dengan 6,1 persen.
Hasil yang hampir mirip keluar saat dilakukan simulasi dengan 10 nama terhadap cawapres-cawapres potensial.
Erick Thohir meraih elektabilitas paling tinggi dengan 17,1 persen. Disusul Sandiaga Uno 15,5 persen, Ridwan Kamil 13,5 persen, Mahfud MD 7,8 persen, AHY 7,7 persen, dan Khofifah Indar Parawansa 6,8 persen.
Baca Juga: Jadwal Perjalanan KRL Commuter Line Berubah, Berikut Ini Rinciannya
"Pak Erick Thohir selain menteri BUMN merupakan ketua umum PSSI menjadi variabel sosialisasi yang beririsan dengan isu-isu politik," kata Hanta, Jumat (28/4).
Artikel Terkait
Kasus KDRT di Depok, Hotman Paris : Banyak Kejanggalan, Mohon Kapolri dan Kapolda Adil
BBM Non Subsidi Kompak Turun Harga di Depok, Berikut Daftar Harga Barunya
PT Tokai Depok Berkilah Mau Tutup Pabrik, Disnaker Panggil Managemen Rabu Depan
6 Juni 2023 PPDB SMA,SMK dan SLB Negeri Dibuka, Ini 5 Jalur yang Disiapkan
Gibran dan PKS Sejalan, Kaesang Baiknya Jangan ke Depok