Baca Juga: Panggung Resepsi Pernikahan Wabup Garut Dibongkar Setelah Satu Polisi dan Dua Warga Meninggal
"Saat ini sudah kami setop dulu pendaftaranya, sekalian kami rapikan data siswa yang sudah ada, sambil menunggu aturan berikutnya," ujar dia Kepada Radar Depok, Rabu (16/7).
Yusuf memastikan tidak ada pembukaan pendaftaran, mengingat saat ini seluruh sekolah termasuk RSSG sudah menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
"Kita jalan aja dulu dengan apa adanya. Opsi pembukaan pendaftaran itu bisa saja dibuka lagi tapi bisa juga tidak. Karena proses pembelajaran sudah berjalan pada tahun ajaran ini," tutur dia.
Yusuf mengungkapkan, sampai saat ini Pemkot Depok belum ada tindak lanjut bagi sekolah yang terdata masih kekurangan jumlah pendaftar.
"Kami belum ada lagi komunikasi dengan semua sekolah yang tergabung pada RSSG, terutama jumlah siswa yang masih sedikit, karena ini masih permulaan," kata dia.
Mengingat masih terdapat ratusan kursi kosong pada program tersebut, Yusuf memastikan, akan ada evaluasi terkait pelaksanaan RSSG pada tahun berikutnya, agar bisa lebih maksimal, termasuk dalam sosialiasi.
Baca Juga: Begini Tragedi Pernikahan Wabup Garut Tiga Meninggal Akibat Desakan Massa saat Antre Makanan
"Saat ini mungkin sekolah belum banyak memiliki strategi, nanti kedepan akan ada evaluasi untuk menyusun strategi agar para sekolah dapat maksimal dalam menerima murid baru," kata Yusuf.
Menurutnya, pelaksanaan RSSG ini terhambat dengan waktu yang sangat singkat dari proses pengumuman, pendaftaran hingga hari pertama masuk sekolah.
"Kami pastikan pada pelaksanaan selanjutnya akan kami perbaiki, terutama bagi pemenuhan sekolah yang saat ini belum terisi penuh kuoatanya," ucap Yusuf memungkasi.***