RADARDEPOK.com – Bulan Ramadan sepertinya tidak membatasi ruang gerak pekerja seks komersial (PSK) untuk mencari cuan.
Seperti di Jalan Raya Kemang – Parung, Kabupaten Bogor. Hampir setiap malam sejumlah perempuan yang berprofesi sebagai PSK menjajakan dirinya di pinggir jalan.
Bahkan, meski bulan Ramadan, PSK ini tetap berani dan terang-terangan menawarkan jasanya kepada pria hidung belang.
Dalam penelusuran RadarDepok.com, para PSK ini biasanya mangkal di beberapa warung kecil maupun di pinggir jalan yang kondisi penerangannya kurang.
Mereka bahkan berani menawarkan diri kepada pengendara yang melintas di jalan Raya Kemang – Parung.
Nita (nama samaran), salah seorang PSK yang ditemui RadarDepok.com mengatakan, hampir setiap malam ia dan beberapa rekannya sesama PSK mangkal di pinggir jalan.
Adapun tarif yang ditawarkan para PSK ini berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp500 ribu untuk sekali main.
“Mainnya di wisma (koskosan) A, enggak jauh dari sini,” kata Nita.
Baca Juga: 21 Kasus DBD Serang Curug Depok, Puskesmas Cimanggis Berantas Jentik Aedes Aegypti Door to Door
Nita juga mengaku, selama Ramadan ini ia dan rekan-rekannya bebas menawarkan jasanya tanpa takut ada razia dari petugas.
“Pokoknya aman a, enggak ada razia di sini mah,” ucap Nita.
Dikonfirmasi, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor Anwar Anggana mengatakan akan memerintahkan bidang ketertiban umum (tibum) untuk menindaklanjuti persoalan ini.
“Nanti saya teruskan ke Bidang Tibum,” kata Anwar Anggana kepada RadarDepok.com pada Selasa, 26 Maret 2024.
Artikel Terkait
Miras-PSK Cuma Disita di Depok
PSK Terjaring Harus Lewati Asesmen
Sepanjang 2021 Jaring 37 PSK
Satpol PP Depok Amankan 28 PSK : Delapan Orang Masih Dibawah Umur
Satpol PP Depok Tangkap 57 PSK : 8 Orang Dibawah Umur
Setahun, 95 PSK Terjaring Razia di Depok
Pesan PSK Lewat MiChat, Tiga Pemuda di Depok Malah Lakukan Aksi Begal